sepak-bola

Conceicao: Milan Mengalami Babak Pertama Terburuk dalam 13 Tahun Saya sebagai Pelatih

Minggu, 12 Januari 2025 | 10:09 WIB
Sergio Conceicao marah Milan ditahan 1-1 Cagliari di Serie A.

Sportlinknews - Sergio Conceicao mengklaim babak pertama melawan Cagliari ‘mungkin yang terburuk dalam 13 tahun kariernya sebagai pelatih.

Sergio Conceica memperingatkan bahwa ia marah atas hasil imbang 1-1 Milan pada debutnya di Serie A, Sabtu (11/1). "Sepak bola itu sederhana," katanya dilansir Football Italia.

Pelatih tersebut memiliki awal yang ideal untuk pengalamannya bersama Rossoneri setelah menggantikan Paulo Fonseca pada 30 Desember 2024.

Baca Juga: Milan 1-1 Cagliari: Conceicao Mandek di Debut Serie A

Ia memenangkan kedua pertandingan saat bertugas melawan Juventus dan Inter untuk mengangkat Piala Super Italia di Riyadh, pekan lalu.

Namun, masalah lama muncul kembali di Serie A dengan hasil imbang 1-1 yang mengecewakan ini melawan tim yang berjuang menghindari degradasi Cagliari.

“Saya berharap lebih banyak di setiap area. Mempertimbangkan kualitas skuad yang saya miliki, babak pertama mungkin yang terburuk yang pernah saya alami dalam 13 tahun saya sebagai pelatih, sejujurnya,” kata Conceicao kepada Sky Sport Italia.

Baca Juga: Patrick Kluivert Tiba di Jakarta Tanpa Asisten Alex Pastoor

“Kami kurang bersemangat, tempo permainan terlalu lambat, Cagliari menempatkan semua orang di sepertiga akhir untuk mempertahankan gawang mereka, itulah strategi mereka, tetapi kami seharusnya melakukan apa yang kami persiapkan untuk menemukan ruang-ruang itu. Kami tidak cukup pintar untuk melakukan itu," ungkap Sergio Conceicao.

“Babak kedua lebih baik, kami memiliki 25 tembakan ke gawang, Cagliari mulai membuang-buang waktu, saya menyadari ini adalah strategi di Italia, itu bukan masalah, tetapi wasit harus memberikan lebih dari lima menit waktu tambahan.

“Ini bukan alasan, juga bukan kelelahan dari Piala Super, kami seharusnya berbuat lebih banyak, tetapi ini tetap merupakan faktor yang tidak dapat saya abaikan.”

Baca Juga: Ragnar Oratmangoen Akui Tantangan Gabung Timnas Indonesia, dari Jet Lag hingga Kehilangan Menit Bermain

Alvaro Morata membuka skor saat menyambut bola pantul dari usaha Christian Pulisic yang membentur tiang gawang. Tapi dalam waktu empat menit tim Sardinia itu menyamakan kedudukan ketika Mike Maignan membiarkan serangan balik Nadir Zortea lolos dari genggamannya.

Mereka memiliki banyak peluang, tetapi gagal menyelesaikannya, sebagian besar berkat kepahlawanan kiper baru Cagliari, Elia Caprile.

Halaman:

Tags

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB