Sportlinknews - Banyak fans Vietnam yang secara tak terduga berharap pelatih Shin Tae-yong akan memimpin Hanoi FC mengingat tim ibu kota tersebut terus merosot.
"Pekerjakan pelatih Shin Tae-yong untuk memimpin Hanoi FC," komentar salah satu akun pada unggahan klub Hanoi tersebut dilansir media Vietnam Soha.
Pendapat tersebut mendapat persetujuan banyak orang. Ada pula unggahan lain yang mengunggah foto suntingan menyambut pelatih Shin Tae-yong bergabung dengan Hanoi FC dengan caption: "Satu-satunya orang yang bisa menyelamatkan tim ibu kota."
Baca Juga: Debut Arhan Bersama Bangkok United Mengesankan, 8 Handuk Disiapkan
Namun, banyak fans yang menilai hal tersebut hanya khayalan belaka meski pelatih asal Korea tersebut sangat bertalenta dan menganggur.
Shin Tae-yong kemungkinan akan beristirahat hingga akhir tahun 2025, kecuali jika mendapat tawaran menarik dari segi keahlian atau tidak bisa menolak dari segi keuangan.
Shin tae-yong diperkirakan akan menerima kompensasi hingga 3,6 juta USD (Rp 58,6 miliar) dari PSSI. Jumlah tersebut merupakan sisa gaji dalam kontrak 3 tahun antara Shin dengan Indonesia.
Jika ingin mendatangkan pelatih Shin Tae-yong, Hanoi FC harus membayar gaji tidak kurang dari 1,5 juta USD/tahun (Rp 2,5 miliar), angka yang mungkin di luar kemampuan finansial tim Liga Vietnam.
Pelatih Shin Tae-yong memutuskan kembali ke Korea setelah dipecat. Setelah Piala AFF 2024 berakhir, Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) memutuskan berpisah dengan juru strategi kelahiran 1970 itu.
Banyak sumber mengatakan bahwa penampilan buruk di kejuaraan Asia Tenggara menjadi salah satu alasan mengapa Shin tae-yong kehilangan pekerjaannya.
Indonesia tersingkir dari babak penyisihan grup setelah ditahan imbang oleh Laos, kalah dari Vietnam dan Filipina di Piala AFF 2024.
Baca Juga: Ilmuwan Kembangkan Model Matematika untuk Optimalkan Performa Atlet Elite
Timnas Indonesia hanya menurunkan pemain muda di bawah usia U-22, yang diincar untuk SEA Games ke-33.
Namun, PSSI kemudian mengatakan bahwa pelatih kepala sebagian besar bertanggung jawab atas tersingkirnya dari babak penyisihan grup.