sepak-bola

Media Inggris Soroti Timnas Indonesia, Kedatangan Patrick Kluivert Tidak Menjamin Kesuksesan

Senin, 20 Januari 2025 | 06:10 WIB
Patrick Kluivert datang menggantikan Shin Tae-yong.

Sportlinknews - Penggantian pelatih Korea Selatan yang sukses dengan mantan penyerang Belanda yang terkenal adalah pertaruhan yang bisa menjadi bumerang.

Penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala timnas Indonesia tidak datang begitu saja. Menurut Inggris, bagaimanapun, telah dikatakan, tim Belanda membutuhkan pelatih Belanda.

Saat Timnas Indonesia mengalahkan Arab Saudi dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 November di Jakarta, delapan lahir di Belanda dan masih banyak lagi yang akan datang.

Baca Juga: Tony Popovic dan Tantangan Baru sebagai Pelatih Timnas Australia Jelang Lawan Patrick Kluivert

PSSI telah naturalisasi cepat pemain Eropa yang memenuhi syarat untuk mewakili Tim Garuda melalui orang tua atau kakek nenek, warisan penjajahan dari Belanda yang berakhir pada tahun 1945.

“Terkadang kami saling mengejek, tidak tahu apakah kami bermain melawan tim Belanda atau Indonesia,” kata gelandang Vietnam Do Duy Manh sebelum kualifikasi Piala Dunia berturut-turut Maret lalu.

Vietnam memandang Indonesia selama bertahun-tahun tetapi kalah dalam kedua pertandingan.

Baca Juga: Dipuji Ronaldo, Rizky Ridho Masuk Radar FC Como

“Mungkin dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam hanya bermain dengan orang Indonesia asli,” kata Marc Klok, gelandang dari Amsterdam. “Sekarang mereka takut setelah melihat seberapa banyak Indonesia telah berubah.”

Penambahan pemain baru dengan cepat memperbaiki tim yang telah lama kurang berprestasi tetapi menimbulkan masalah bagi Shin Tae-yong, pelatih kepala dari tahun 2020 hingga 6 Januari 2025 lalu, ketika pelatih asal Korea Selatan itu dipecat.

Hasilnya bagus. Shin menempatkan Timnas Indonesia di urutan ketiga dalam grup yang terdiri dari enam tim, satu poin di belakang Australia di posisi kedua dari tempat kualifikasi otomatis untuk Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Venezia 0-1 Inter: Jay Idzes Bikin Lautaro Martinez Frustrasi, Darmian Unjuk Aksi

Dengan enam pertandingan yang sudah dimainkan dan empat pertandingan lagi – yang pertama di Australia pada 20 Maret – Indonesia memiliki peluang nyata untuk mengikuti turnamen yang diikuti 48 tim.

Riwayat kepelatihan Shin (termasuk memenangkan Liga Champions Asia 2010 bersama Seongnam dan memimpin Korea Selatan di Piala Dunia 2018) lebih unggul dari penggantinya, tetapi ia bukanlah legenda sepak bola Belanda.

Halaman:

Tags

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB