Sayangnya, sepakan pemain Sao Paulo U-18 tersebut gagal menjebol gawang Yordania.
Baca Juga: KTM Diambang Kebangkrutan, Kreditur Ajukan Klaim 2,2 Miliar Euro
“Memang hasil akhirnya kita kalah 1-0, tetapi di babak pertama kami sudah bermain sesuai dengan rencana."
"Kami mencoba bermain dari bawah secara progresif dan menciptakan beberapa peluang,” ungkap Indra Sjafri.
Meskipun gagal, Indra menilai bahwa kegagalan penalti tidak memengaruhi semangat para pemain.
Baca Juga: Digaet Manchester City, Abdukodir Khusanov Jadi Pemain Uzbekistan Pertama di Liga Primer Inggris
“Harusnya penalti tersebut bisa masuk. Namun, pemain tetap semangat meskipun peluang tersebut gagal dimanfaatkan."
"Kami juga memiliki beberapa peluang lainnya, tetapi tidak menghasilkan gol,” ujarnya.
Kekalahan di laga perdana ini menjadi pelajaran berharga bagi Timnas U-20 Indonesia.
Baca Juga: Resmi, Manchester City Boyong Omar Marmoush ke Etihad
Indra Sjafri berjanji akan melakukan evaluasi sebelum menghadapi laga selanjutnya di Mandiri U-20 Challenge Series melawan Suriah.
Ia juga membuka kemungkinan untuk menurunkan tiga pemain utama yang absen di pertandingan pertama, yakni Jens Raven, Mufli Hidayat, dan Alfharezzi Buffon.
Indra Sjafri menegaskan bahwa perbaikan harus dilakukan, terutama dalam aspek serangan di sepertiga lapangan lawan.
“Kita perlu memperbaiki cara membongkar pertahanan lawan, terutama yang melakukan pertahanan compact karena kekurangan pemain di belakang."
"Untuk pertandingan selanjutnya, kami akan coba dengan komposisi yang berbeda dan menurunkan pemain yang belum tampil,” tutup Indra Sjafri.***