"Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa memberi dampak di Italia seperti halnya di Inggris.”
Baca Juga: Jotos Pemain Lawan, Calon Pemain Naturalisasi Indonesia Terancam Sanksi Larangan 3 Pertandingan
Walker juga mengungkapkan bahwa hubungan baiknya dengan Guardiola membuat pembicaraan menjadi lebih emosional.
“Tidak mudah berbicara dengan Guardiola. Kami memiliki rasa hormat yang besar satu sama lain, dan kami sudah meraih banyak gelar bersama."
"Manchester City adalah keluarga saya, dan saya pikir semua orang menghargai cara saya membawa diri selama berada di sana,” jelasnya.
Baca Juga: Meski Gantung Raket Hendra/Ahsan akan Bangun The Daddies Arena Demi Bulu Tangkis Indonesia
Namun, setelah kepindahannya resmi, Walker menegaskan bahwa fokusnya kini sepenuhnya untuk AC Milan.
Ia bertekad untuk memberikan kontribusi besar bagi klub barunya, baik melalui pengalaman maupun kepemimpinannya.
“Sekarang, pikiran saya hanya tertuju pada AC Milan. Saya ingin belajar bahasa Italia dan memenangkan gelar di luar negeri,” kata Walker.
Baca Juga: Tribute to The Daddies, Hendra/Ahsan Sampaikan Salam Perpisahan di Final Indonesia Masters 2025
“Bergabung dengan AC Milan adalah sebuah kesempatan luar biasa. Ini adalah langkah ambisius untuk melanjutkan karier saya.”
Walker juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam performa AC Milan musim ini.
“Musim ini memiliki pasang surut. Kami membutuhkan lebih banyak konsistensi, disiplin, rasa lapar, dan hasrat untuk menang."
Baca Juga: Bali United FC Siapkan Strategi Khusus Hadapi Borneo FC Samarinda di Pekan ke-20 Liga 1 2024/2025
"Kami harus memberikan tekanan pada diri sendiri agar dapat meraih gelar juara,” ujarnya.