SportlinkNews - Kebijakan tegas Ruben Amorim di Manchester United kembali menjadi sorotan.
Pelatih asal Portugal itu dinilai mampu menjatuhkan mental dua penyerang Setan Merah tanpa perlu mengucapkan sepatah kata pun.
Amorim resmi diperkenalkan sebagai pelatih Manchester United pada November 2024, menggantikan Erik ten Hag yang dipecat setelah rentetan hasil buruk.
Baca Juga: Franco Morbidelli Tampil Tercepat di Tes Resmi MotoGP Sepang, Bagnaia dan Marquez Terjatuh
Kedatangannya sempat diharapkan membawa perubahan positif bagi klub, namun hingga kini performa tim masih jauh dari harapan.
Sejak mengambil alih kursi kepelatihan, Amorim telah memimpin United dalam 19 pertandingan di berbagai kompetisi.
Dari jumlah tersebut, timnya hanya berhasil meraih 9 kemenangan, sementara 2 laga berakhir imbang dan 8 lainnya berakhir dengan kekalahan.
Baca Juga: Jelang Piala Asia U-20, Indra Sjafri Terus Matangkan Taktik dan Strategi Timnas
Di Liga Inggris, posisi Setan Merah juga belum menunjukkan perbaikan signifikan.
Hingga pekan ke-24, tim yang dikapteni oleh Bruno Fernandes itu hanya mampu mengumpulkan 29 poin dan terjebak di peringkat ke-13 klasemen.
Situasi ini semakin memperburuk tekanan terhadap Amorim, yang harus berjuang mengangkat performa tim dalam waktu singkat.
Baca Juga: PB Perkemi Berjuang Agar Kempo Kembali Dipertandingkan di SEA Games
Selain masalah di lapangan, Amorim juga menghadapi konflik internal dengan beberapa pemain.
Salah satu kasus yang mencuat adalah perselisihannya dengan Marcus Rashford.