Ruben Amorim ditunjuk sebagai pelatih kepala Manchester United pada 1 November 2024 menggantikan Erik ten Hag ketika pelatih asal Belanda itu pergi setelah dua setengah tahun bertugas.
Namun, pergantian pelatih tersebut tidak serta merta membuat MU terdongkrak performanya. MU mengalami 7 kekalahan dari 13 pertandingan pertamanya di Liga Primer.
Terlepas dari hasil tersebut, Dalot bersikeras bahwa ia dapat melihat tanda-tanda kemajuan.
Baca Juga: Nasib Paul Munster di Ujung Tanduk, Manajemen Persebaya Bersikap Tegas
"Tentu saja saya berbagi setiap hari, setiap momen dengan rekan satu tim saya, dengan orang-orang di sekitar klub, dengan staf baru juga, dan Anda dapat melihat bahwa ada satu cara untuk melakukannya," katanya.
"Terkadang ketika Anda menuju ke arah itu, Anda memiliki banyak hal yang perlu Anda ubah, dan ada banyak perubahan yang terjadi di klub."
"Selalu sulit pada titik ini ketika Anda ingin mengubah banyak hal tetapi pada saat yang sama Anda perlu memenangkan pertandingan."
Baca Juga: Tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia Runner Up Amputee Football Asian Championship 2025
"Beberapa bulan terakhir kami telah mencoba berlatih selama pertandingan, jadi ini merupakan proses yang sangat sulit," jelas Dalot.
"Namun pada saat yang sama, kami telah berjuang dan berusaha untuk memperbaiki keadaan."
"Dalam beberapa pertandingan ada beberapa momen di mana kami telah menunjukkan bahwa kami dapat menjadi tim yang bagus."
Baca Juga: Laga Melawan Iran Jadi Pembuktian Garuda Nusantara di Piala Asia U20 2025
"Bahwa kami dapat melakukan apa yang diinginkan manajer. Kami hanya berusaha untuk menemukan konsistensi itu," pungkas Dalot.