Ketika ditanya mengenai pernyataan Ronaldo yang mengklaim dirinya sebagai pemain terbaik sepanjang masa, Di Maria mengaku tidak terkejut.
Baca Juga: Badminton Asia Mixed Team Championships 2025: Line-up Indonesia Vs Chinese Taipei
Ia menilai bahwa sikap seperti itu memang sudah menjadi karakter Ronaldo sejak lama.
"Saya tidak heran, karena saya sudah mengenalnya selama empat tahun. Ia memang selalu seperti itu," ujar Di Maria.
Menurut Di Maria, meskipun Ronaldo adalah pemain luar biasa, Messi berada di level yang berbeda.
Baca Juga: Balotelli Dilarang Main, Pelatih PSM Makassar Rancang Strategi Baru Melawan PSIS Semarang
Ia menggambarkan Messi sebagai sosok yang "disentuh oleh tongkat ajaib," sementara Ronaldo hanyalah manusia biasa yang bekerja keras untuk mencapai puncak.
"Ronaldo selalu berusaha menjadi yang terbaik, tetapi ia lahir di era yang salah. Ada seseorang yang lahir dan mendapat sentuhan ajaib," katanya.
Lebih lanjut, Di Maria menekankan bahwa perbedaan antara Messi dan Ronaldo dapat dilihat dari pencapaian mereka di level internasional.
Baca Juga: Adi Satryo Cedera Lutut, PSIS Kehilangan Kiper Andalan
Messi berhasil membawa Argentina menjuarai Piala Dunia serta meraih dua trofi Copa America, sesuatu yang tidak dimiliki oleh Ronaldo.
"Menjadi juara dunia adalah sesuatu yang sangat besar. Ditambah dua gelar Copa America, itu jelas menjadi pembeda yang sangat besar," jelasnya.
Di Maria juga mengungkapkan bahwa Messi memiliki gaya bermain yang khas dan sulit dihentikan, bahkan setelah hampir dua dekade berkarier di level tertinggi.
Baca Juga: PSBS Biak Siap Curi Poin Kemenangan di Kandang Persebaya, Tiga Pilar Andalan Kembali Bermain
"Dia bermain seolah-olah berada di halaman belakang rumahnya sendiri."