SportlinkNews - Kalau Anda sering menyaksikan tayangan balap F1, setiap balapan usai maka para pembalap akan ditimbang oleh FIA dan diberikan secarik kertas.
Itu bukan sembarang kertas. Meski terlihat hanya selembar kertas kecil yang tampaknya tidak penting, tetapi di Formula 1, bahkan detail terkecil pun memiliki bobot.
Penimbangan setelah balapan dilakukan untuk memastikan pembalap masih memenuhi persyaratan berat minimum. Itu adalah elemen penting dari protokol FIA yang menentukan apakah suatu tim mematuhi peraturan teknis.
Baca Juga: Skuad Arema FC Jalani Laga Berat Pertandingan Derbi Jawa Timur
FIA mengamanatkan bahwa seorang pembalap harus memiliki berat setidaknya 82 kilogram saat mengenakan pakaian, sarung tangan, helm, sepatu, dan perangkat HANS.
Jika berat badan mereka kurang, tim akan menambahkan pemberat ke kokpit karena berat pengemudi diperhitungkan dalam berat total minimum mobil.
Pada tahun 2025, berat gabungan minimum tersebut ditetapkan sebesar 800 kg. Namun, perubahan akan segera terjadi: untuk musim 2026, berat minimum mobil akan turun menjadi 768 kg.
Baca Juga: Arsenal Ditahan Imbang Crystal Palace, Mikel Arteta: Saya Kecewa karena Kami Menurunkan Standar Kami
Setiap gram sangat penting ketika balapan dapat dimenangkan dengan selisih sepersepuluh detik, dan tim perlu memperhitungkan potensi penurunan berat badan selama balapan juga.
Dalam kondisi ekstrem, seperti panas terik di Grand Prix Qatar, pengemudi dapat kehilangan 2 hingga 3 kilogram hanya melalui keringat. Namun, aturan berat minimum masih berlaku setelah melewati garis finis.
Penimbangan pasca-balapan pada akhirnya memiliki dua tujuan, yaitu untuk memastikan kepatuhan, sekaligus juga berfungsi sebagai monitor kesehatan pembalap.
Baca Juga: Klub Sepak Bola Portugal Kenakan Jersey Spesial Menghormati Legenda Balap F1 Ayrton Senna
Laporan pada secarik kertas itu bisa memberikan informasi bagi tim dan fisioterapis tentang berapa banyak cairan yang hilang dari tubuh pembalap.
Sekaligus untuk menemukan cara terbaik membantu pemulihan kondisi pembalap. Di sinilah slip kertas itu berperan.
Artikel Terkait
Ini Dia 10 Pembalap F1 Terkaya Sepanjang Masa
Helm Pembalap F1 Resmi Diperlihatkan ke Publik, Helm Lewis Hamilton Jadi Favorit
Simulator F1 Red Bull Racing dengan Livery Spesial GP Jepang 2025 akan Dilelang, Berminat?
Oscar Piastri Pimpin Klasemen Pembalap F1, Boyong McLaren Unggul di Konstruktor