Sportlinknews - Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas (SKODI) Solo ditarget Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk dapat menembus Paralimpiade.
Hal tersebut ditegaskan Muhammad Aziz Ariyanto selaku Asisten Deputi (asdep) Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi Kemenpora dalam konferensi pers di Media Center PEPARNAS XVII Solo 2024, Sabtu (12/10/2024).
“Target kita tentu paralimpik dan optimis insya Allah bisa dicapai melalui sinergi serta pelatihan berjenjang,” kata Aziz.
Baca Juga: Penyebab Kaki O dan X: Kenali Faktor-Faktornya dan Cara Mengatasinya
Ia pun menyebut jika pihaknya menggunakan pendekatan sport science atau penerapan ilmu pengetahuan agar para atlet yang bersekolah di SKODI bisa meraih prestasi.
“Pendidikan atlet yang bersekolah di SKODI juga tetap kami perhatikan, karena menjadi bekal di masa depan,” ujarnya.
Aziz menuturkan, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan seperti National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta pemerintah daerah.
Baca Juga: Ilmu Biomekanik yang Menarik: Memahami Pergerakan Manusia
“Kerja sama dengan para pemangku kepentingan itu sangat penting demi kemajuan prestasi para atlet,” ujarnya.
Di samping itu, menurut Aziz, Kemenpora juga menggelar uji coba ke luar negeri terhadap atlet yang bersekolah di SKODI.
“Melalui uji coba itu diharapkan kemampuan dan mental bisa makin bagus,” ujarnya.
Baca Juga: Ketua KONI Pusat: Industri Olahraga Nasional Harus Jadi Raja di Negeri Sendiri
Sekadar catatan, SKODI berdiri pada 2018 setelah Asian Para Games dengan empat cabor yakni, para atletik, para renang, para bulutangkis, dan para tenis meja.
Artikel Terkait
Kylian Mbappe Ketahuan Dugem di Swedia saat Absen dari Timnas Prancis
RESMI - Kevin Diks Segera Dapatkan Status WNI untuk Bela Timnas Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Indonesia vs China
Kejuaraan Dunia Junior 2024: Ubed Sumbang Medali Perunggu Untuk Indonesia
Mendarat di China, Timnas Indonesia Langsung Gelar Latihan Perdana