SportlinkNews - Desiree Linden adalah salah satu pelari maraton wanita paling berprestasi dalam sejarah Amerika.
Dia pernah dua kali menjadi atlet Olimpiade, finis di peringkat ke-7 di Olimpiade Rio 2016; pemenang Maraton Boston 2018; wanita pertama yang berlari kurang dari 3 jam sejauh 50 kilometer.
Desiree Linden juga mencetak rekor US Master (lebih dari 40) dalam maraton dengan waktu 2:27:35 di Chicago Marathon 2023.
Desiree Linden memiliki salah satu karir lari jarak jauh yang paling termasyhur dan bertahan lama dalam sejarah Amerika. Pelari mungil dari Michigan ini memiliki salah satu motor terbesar dalam olahraga yang berjalan di dalam tubuhnya yang berukuran 5 kaki 1 inci.
Berkat kekuatan digital twins, dapat diukur seberapa baik jantung Desiree Linden bekerja dan seberapa berbeda sistem fungsi kardiovaskularnya dibandingkan dengan manusia pada umumnya.
Melalui kemitraan dengan TCS dan Dassault Systèmes, jantung Desiree Linden akan direplikasi dan dipelajari secara digital untuk memungkinkan pemahaman yang lebih lengkap tentang bagaimana fungsi tubuh pada batas kinerja manusia.
Baca Juga: 5 Cara Teknik Rekayasa Olahraga Dampak Teknologi
Didukung oleh pembelajaran mesin dan analisis data, kembaran digital Desiree Linden akan membuka peluang baru untuk pelatihan di dunia lari jarak jauh dan berpotensi memodernisasi perawatan medis.
Mendigitalkan Jantung dan Membawa Kebugaran ke Tingkat Berikutnya
MRI jantung Desiree Linden berfungsi sebagai tulang punggung untuk apa yang kemudian menjadi kembaran digital—replika jantung dan sistem peredaran darahnya yang sepenuhnya elektronik.
Namun, kembaran digital lebih dari sekadar pemindaian dasar dan gambar di layar. Ini adalah simulasi hati pelari maraton yang hidup dan terkomputerisasi.
Baca Juga: Sepatu Nike Pertama Victor Wembanyama Diluncurkan, Ada Logo Alien di Tumit
Kembarannya dapat menerima data dan masukan eksternal dan, dengan penyempurnaan yang memadai melalui penggunaan kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, ia dapat memberikan prediksi yang menunjukkan bagaimana jantung dapat berfungsi dalam skenario tertentu.
Untuk membangun model jenis ini, pola, ritme, dan aktivitas harian Linden sendiri telah dikumpulkan. Pada akhirnya, tujuan dari kembaran digital ini adalah untuk dapat menjalankan ratusan simulasi dan mampu memberikan prediksi yang tepat tentang bagaimana jantung atlet akan berfungsi dalam serangkaian kondisi yang sangat spesifik.