Mode Rally dioptimalkan untuk aksi off-road cepat di segala jenis medan dan direkomendasikan untuk berkendara di jalur lurus yang panjang dengan banyak gundukan.
Juga berbagai jenis medan yang dilintasi dengan kecepatan lebih tinggi, yang tidak mungkin ditemui di mode Enduro pada umumnya.
Lingkungan umum di mana skenario berkendara ini terjadi terutama ditandai oleh medan gurun (dengan bukit pasir dan tanah berpasir), kerikil, dan lingkungan pedesaan terbuka.
Mode Street dioptimalkan untuk jalan aspal termasuk situasi dimana sepeda motor pengendara ditabrak oleh kendaraan lain saat berhenti.
Sistem ini bisa dikendalikan melalui tampilan LED yang terletak di bagian depan atau melalui Aplikasi Tech-Air.
Sistem OFF-ROAD Tech-Air memiliki kemampuan pengisian ganda yang berarti bahwa dengan dua inflator gas penuh, sistem menyediakan dua penerapan kantung udara terpisah.
Baca Juga: Perayaan Ulang Tahun 1 Abad, Umbro Luncurkan Koleksi United by Umbro
Hal itu karena hanya satu inflator gas yang akan digunakan untuk menggembungkan seluruh Sistem Kantung Udara jika terjadi kecelakaan.
Sistem yang sepenuhnya mandiri ini dilengkapi 3 akselerometer (1 akselerometer triaksial) dan 3 giroskop (1 giroskop triaksial) diintegrasikan dalam Electronic Control Unit (ECU).
ECU akan memberikan kinerja pemantauan tabrakan terbaik dan perlindungan airbag aktif dalam berbagai skenario berkendara off-road yang dinamis.
Baca Juga: Sekilas Evolusi Seragam Olahraga Pengaruh dari Teknologi
Menariknya, jaket ini tidak memerlukan sensor eksternal agar sistem dapat beroperasi.
Sistem OFF-ROAD Tech-Air menggunakan baterai lithium-ion terintegrasi dengan masa pakai baterai terisi penuh selama 30 jam dan waktu pengisian ulang sekitar 4 jam.
ECU dan kantung udara Sistem Off-Road Tech-Air dapat dilepas sepenuhnya sehingga jaket dapat dicuci secara terpisah. Paket ini dibanderol US$999,95 (sekitar Rp16 juta).