Tenis
- Cedera Mata: Benturan langsung dapat menyebabkan lecet pada kornea, kerusakan retina, atau bahkan kebutaan.
Squash
- Cedera Mata: Bola yang bergerak cepat dapat menyebabkan cedera mata yang serius.
- Ketegangan dan Keseleo Otot: Gerakan berulang dan perubahan arah yang tiba-tiba dapat menyebabkan cedera otot.
Baca Juga: Benarkah Air Mineral Bisa Berbahaya untuk Tubuh? Ini Penjelasannya
Bola voli
- Cedera Jari: Menusuk bola dapat menyebabkan jari terkilir, tegang, dan patah tulang.
- Keseleo Pergelangan Kaki: Berhenti tiba-tiba dan perubahan arah dapat menyebabkan cedera pergelangan kaki.
Bola basket
- Keseleo Pergelangan Kaki: Berhenti dan melompat secara tiba-tiba dapat menyebabkan pergelangan kaki terkilir.
Baca Juga: Bagaimana Fisioterapi Membantu Meningkatkan Performa Atlet di Tingkat Akar Rumput?
- Cedera Jari: Memblokir tembakan dapat menyebabkan cedera jari.
- Cedera Kepala: Benturan dengan pemain lain atau lantai dapat menyebabkan cedera kepala.
Bola tangan
- Cedera Tangan dan Jari: Benturan bola dapat menyebabkan cedera pada tangan dan jari.
- Cedera Lutut: Berhenti tiba-tiba dan perubahan arah dapat menyebabkan cedera lutut.
Baca Juga: Perbedaan Antara Ahli Biokimia dan Ahli Biomekanik Olahraga
Golf
- Cedera Punggung: Teknik ayunan yang tidak tepat dapat menyebabkan sakit punggung dan cedera.
- Cedera Pergelangan Tangan dan Siku: Gerakan berulang dapat menyebabkan tendinitis dan cedera lainnya.