SportlinkNews - Kabar buruk kembali menimpa dunia tenis internasional menjelang bergulirnya kompetisi lapangan rumput paling bergengsi. Mantan petenis nomor satu dunia asal Spanyol, Carlos Alcaraz, secara resmi mengumumkan penarikan dirinya dari Wimbledon 2026 yang dijadwalkan berlangsung bulan depan.
Keputusan berat ini terpaksa diambil oleh Alcaraz karena proses pemulihan cedera fisiknya membutuhkan waktu yang lebih lama. Masalah kesehatan tersebut sebelumnya juga telah memaksanya untuk melepaskan peluang mempertahankan mahkota juaranya di ajang Roland Garros.
Alcaraz sebelumnya sudah menyampaikan keputusan untuk absen dari turnamen French Open 2026 yang mulai bergulir pada pekan ini. Absennya Alcaraz di Paris disebabkan oleh gangguan serius pada bagian pergelangan tangan kanannya.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Pekan ke-34 Super League 2025/26, Penentuan Krusial Posisi Klasemen Akhir
Padahal, dalam turnamen berlapangan tanah liat legendaris tersebut, Alcaraz menyandang status yang sangat diperhitungkan sebagai juara bertahan. Guna menghindari risiko jangka panjang yang lebih fatal, pemilik tujuh gelar grand slam itu memilih untuk bersikap sabar.
Langkah konservatif tersebut sengaja diambil agar cedera pada tangan dominannya tersebut dapat benar-benar pulih secara total tanpa kompromi. Sesi rehabilitasi medis dan latihan ringan sejauh ini dilaporkan telah memperlihatkan perkembangan yang cukup positif.
"Pemulihan saya berjalan dengan baik dan saya merasa jauh lebih baik, tetapi sayangnya saya masih belum siap untuk bermain, dan itulah mengapa saya harus menarik diri dari rangkaian turnamen lapangan rumput di Queen's dan Wimbledon," tulis Alcaraz di media sosial.
Baca Juga: Seamus Coleman Mengakhiri Karier Bermainnya di Everton, Catat 434 Penampilan
"Kedua turnamen itu sangat istimewa bagi saya dan saya akan sangat merindukannya. Kami terus bekerja untuk kembali sesegera mungkin!" petenis 23 tahun tersebut melanjutkan.
Pernyataan emosional itu menegaskan komitmen tinggi Alcaraz bersama tim medisnya untuk terus berupaya keras mempercepat proses pemulihan fisik. Mereka fokus menjalankan program latihan khusus agar sang bintang bisa segera mengayunkan raketnya kembali di lapangan.
Di sisi lain, peta persaingan perebutan gelar juara tunggal putra dipastikan akan mengalami pergeseran peta kekuatan yang cukup signifikan. Dengan absennya Alcaraz, fokus perhatian kini sepenuhnya tertuju pada sosok petenis tangguh asal Italia, Jannik Sinner.
Baca Juga: Arema FC Bakal Tampil All Out Menghadapi PSIM Yogyakarta Demi Perbaiki Peringkat Klasemen Akhir
Jannik Sinner yang saat ini bertengger kokoh di peringkat 1 dunia langsung mencuat sebagai kandidat paling diunggulkan dalam persaingan. Sinner diprediksi memiliki peluang yang sangat besar untuk mengawinkan trofi juara pada ajang French Open dan Wimbledon musim ini.
Rekam jejak performa gemilang Sinner pada musim lalu juga memperlihatkan bahwa dirinya sukses menembus babak final di kedua ajang tersebut. Pada turnamen tahun lalu, ia bahkan berhasil membuktikan kapasitas terbaiknya dengan keluar sebagai kampiun utama di Wimbledon.
Artikel Terkait
Australian Open Dikecam Setelah Aryna Sabalenka dan Carlos Alcaraz Diminta Melepas Pakaian
Djokovic Gagal Raih Gelar ke-25, Carlos Alcaraz Juara Australian Open 2026