SportlinkNews - Tantangan berbeda menanti Aldila Sutjiadi pada babak kedua nomor ganda campuran Wimbledon 2026.
Setelah berhasil melewati laga debut bersama Guido Andreozzi, petenis Indonesia itu kini mengalihkan fokus untuk memperkuat chemistry dengan pasangan barunya itu sebelum menghadapi unggulan kedelapan Anna Danilina/James Tracy.
Duet Aldila dan Andreozzi terbilang unik. Keduanya baru dipasangkan untuk pertama kalinya di ajang Grand Slam lapangan rumput tersebut.
Baca Juga: Desak Tak Goyah, Rebut Emas di Format Baru World Climbing Series Krakow 2026
Bahkan, sebelum bertemu di London, Aldila mengaku belum pernah mengenal maupun menyaksikan permainan petenis asal Argentina itu.
Kondisi tersebut membuat proses adaptasi menjadi pekerjaan utama sejak pertandingan pertama.
"Sebenarnya ini pertama kalinya aku bermain dengan dia. Sebelumnya pun aku enggak tahu dia itu siapa, jadi memang baru kenal di Wimbledon ini. Tadi juga baru pertama kali melihat dia bermain," ujar Aldila, dikutip dari SPOTV, Sabtu, 4 Juli 2026.
Baca Juga: Pemerintah Mexico City Perketat Pengamanan Jelang Laga Kontra Inggris
Meski sempat kehilangan set pembuka saat menghadapi pasangan Prancis Manuel Guinard/Kristina Mladenovic, komunikasi keduanya berkembang seiring berjalannya pertandingan.
Hasilnya, Aldila/Andreozzi mampu membalikkan keadaan dan menang 4-6, 6-4, 6-4 untuk memastikan tiket ke babak kedua.
"Awal-awal memang masih adjustment. Untungnya penyesuaian kami cukup cepat dan chemistry kami bisa terbentuk di set kedua dan set ketiga," tuturnya.
Baca Juga: Fardhan Jaga Asa Indonesia, Melaju ke Final Badminton Asia Junior Championships 2026
Aldila menilai peningkatan koordinasi terlihat jelas pada permainan return servis. Setelah sempat kesulitan pada set pertama, mereka mulai mampu menekan lawan dengan pengembalian yang lebih aman sekaligus efektif membuka peluang break.
"Kami lebih banyak memasukkan return servis, bermain ke target yang lebih besar, dan mengurangi kesalahan sendiri. Kami juga lebih fokus saat game servis lawan sehingga bisa mendapatkan break di set kedua dan ketiga," jelasnya.
Perubahan pendekatan itu menjadi titik balik kemenangan. Meski lawan mencatat lebih banyak winner, Aldila dan Andreozzi tampil lebih disiplin dengan meminimalkan unforced error serta lebih efektif memanfaatkan peluang break point.
Baca Juga: Minim Menit Bermain di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Sebut Neymar Tidak Senang
Bekal tersebut menjadi modal penting menghadapi babak kedua yang diperkirakan berlangsung lebih berat.
Aldila dan Andreozzi dijadwalkan menghadapi pasangan unggulan kedelapan, Anna/James yang melaju usai menyingkirkan wakil tuan rumah Emily Appleton/Luke Johnson dalam dua set langsung.
Bagi Aldila, pertandingan berikutnya bukan hanya menguji kualitas permainan, tetapi juga seberapa cepat ia dan Andreozzi mampu menyempurnakan kerja sama yang baru terjalin beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Tolak Label Jago Kandang. Sumardji Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Berbeda
Ia berharap dengan chemistry yang terus berkembang, peluang mereka untuk melangkah lebih jauh di Wimbledon 2026 tetap terjaga.
Artikel Terkait
Di Wimbledon, Fesyen Terbaik Ada di Lapangan
Cedera Memaksa Carlos Alcaraz Mundur dari Wimbledon 2026
Janice Tjen Akhiri Penantian 22 Tahun Indonesia di Wimbledon
Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Wimbledon, Kini Fokus di Nomor Ganda
Janice/Aldila Singkirkan Tuan Rumah, Indonesia Lolos ke Babak Kedua Wimbledon