Buahnya sudah terasa 1938. Di Piala Dunia ketiga, tuan rumah Perancis dan FIFA mengundang PSSI. Catatan: Saat itu perserta PD tidak melalui kualifikasi, tapi undangan tuan rumah yang disetujui FIFA.
Di sini, pemerintah Kolonial Belanda secara resmi mengizinkan PSSI berangkat ke PD, Perancis. Namun, seuluruh persyaratannya ditolak Soeratin dkk.
PSSI menolak dengan nama Hindia Belanda, menolak menggunakan kostum orange dengan bendera merah-putih-biru, dan menyanyikan Het Wilhelmus,.
Baca Juga: Pembalap Ducati Nicolo Bulega Kemas Hattrick Kemenangan di WorldSBK Belanda
Namun, di sisi lain, Soeratin mengizinkan delapan orang pemain untuk ikut ke PD. "Semua pemain di level mana pun, PD adalah cita-cita utama. Ini kesempatan yang luar biasa, " katanya pada dr. Achmad Nawir dkk.
Lepas dari semua itu, suka atau tidak, lamgsung atau tidak langsung, PSSI memiliki peran besar untuk ilut memerdekakan republik.
Tampilnya delapan pemain pribumi di PD ke-3, Perancis seperti sebuah jendela yang terbuka. Semua pihak melihat dengan jelas bahwa Indonesia itu berbeda denfan Hindia Belanda. Orang makin sadar bahwa ada anak-anak Indonesia yang memiliki kenampuan luar biasa di dunia sepakbola.
Baca Juga: Ditahan Vietnam, Timnas U-17 Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026
Hari ini, usia PSSI genap 94 tahun. Meski kita belum sempat berlaga di putaran final Piala Dunia, di level senior, tapi usaha ke arah itu semakin besar.
Semoga satu saat nanti, timnas senior kita bisa sungguh-sungguh tampil di Piala Dunia...
Selamat ulang tahun PSSI...
Tetap semangat PSSI...
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Hasil Super League: Bali United Gulung Malut United, Empat Gol Bersarang di Gawang Laskar Kie Raha
Minta Neymar Tiru Messi dan Ronaldo, Presiden Brasil Beri Wejangan Jelang Piala Dunia 2026
Pembalap KTM Pedro Acosta Akui Kemampuan Belok Aprilia Sangat Luar Biasa
Sapu Bersih Final Four, JPE Kirim Sinyal Kuat Jelang Grand Final Proliga 2026
Juventus 2-0 Bologna: Si Nyonya Tua Nyaman di Empat Besar
Man City 2 Arsenal 1: Gol Haaland Selamatkan Muka Donnarumma