Pada kemacetan pintu masuk dan keluar, jika kapasitas stadion terlampaui, titik masuk dan keluar dapat menjadi kemacetan yang menciptakan bahaya keselamatan.
Pada tantangan evakuasi darurat, jika terjadi keadaan darurat, stadion yang terlalu penuh dapat menyulitkan evakuasi orang dengan cepat dan aman.
Sementara pada peningkatan risiko cedera dan kematian, kepadatan meningkatkan kemungkinan cedera dan kematian yang tidak disengaja akibat bertabrakan dengan orang lain atau jatuh.
Baca Juga: Oscar Piastri Bawa McLaren Memimpin di Grand Prix Spanyol, Verstappen Kena Penalti
Sementara ada juga potensi sanksi terkait persoalan stadion, yaitu:
1. Sanksi Finansial
Kegagalan untuk mematuhi dan menerapkan aturan keselamatan di dalam dan di selitar stadion sebelum, selama, dan setelah pertandingan maka akan dikenakan denda sebesar Rp98 juta hingga Rp295 juta.
2. Penutupan dan Pembatasan Stadion
Dalam kasus yang parah, FIFA dapat memberlakkukan penutupan sementara atau permanen atau pembatasan pada stadion yang dianggap tidak aman atau tidak memadai.
3. Pembatalan atau Diskualifikasi Pertandingan
Jika pertandingan dibatalkan karena masalah kapasitas stadion, FIFA dapat mengenakan sanksi kepada tim yang bertanggung jawab, termasuk diskualifikasi dari kompetisi atau turnamen.
4. Reputasi Dipertaruhkan
Jika semua sanksi tersebut didapat, maka reputasi kita sebagai negara penyelenggara akan tercoreng di mata dunia, yang akan berdampak buruk bagi sepak bola nasional.
Jadi, mari kita dukung Garuda dengan sekuat tenaga tapi jangan kebablasan. Tetaplah menjadi suporter yang asyik, kreatif, dan tidak emosional.