Kondisi ini menjadi kekhawatiran serius bagi Timnas Indonesia.
Baca Juga: Arsenal Resmi Boyong Christian Norgaard, Mikel Arteta: Dia Gelandang yang Kuat, Taktis dan Fleksibel
Sejak ditunjuk sebagai pelatih pada Januari 2025, Patrick Kluivert sudah memainkan empat laga bersama Garuda, dan semua gol yang dicetak Indonesia datang dari kaki Romeny.
Ia menjadi satu-satunya penyumbang gol untuk tim nasional selama kepemimpinan pelatih asal Belanda tersebut.
Kehilangan Romeny berpotensi besar memengaruhi kekuatan lini depan Indonesia.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik PSG dan Chelsea FC Jelang Final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
Terlebih, pada bulan Oktober mendatang, Indonesia dijadwalkan menjalani ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang seluruh lawannya berasal dari kawasan Timur Tengah.
Dengan gaya bermain cepat dan produktivitas Romeny yang telah dibuktikan baik di klub maupun tim nasional, absennya sang pemain tentu menjadi pukulan berat bagi rencana Patrick Kluivert.
Apalagi, Indonesia akan menghadapi lawan-lawan dengan pertahanan solid seperti Qatar, Arab Saudi, Irak, dan Uni Emirat Arab.
Baca Juga: Sepak Bola China Berbenah, Gandeng LaLiga untuk Program Pelatihan Intensif Manajer Sepak Bola Muda
Diharapkan cedera yang dialami Romeny tidak tergolong serius sehingga ia bisa kembali tepat waktu membela Merah Putih.
Timnas Indonesia sangat membutuhkan kontribusinya dalam laga-laga krusial yang akan datang.