Ia menyatakan: "Terkadang, Anda berbicara kepada ofisial keempat dan Anda marah dengan kejadian di pertandingan. Saya tidak ingin mengomentari wasit karena itu bisa disalahartikan."
"Fokus saya hanya pada pertandingan mendatang melawan Irak," ujarnya.
Mengenai penampilan pemain sayap Saleh Abu Al-Shamat, sang pelatih mengatakan: "Dia bukan pemain veteran bersama kami, tetapi dia tampil sangat hebat, dan Anda bisa melihat dari matanya keinginannya untuk pergi ke Piala Dunia."
Baca Juga: Juara Grup F, Indonesia Hadapi China Taipei di 8 Besar Piala Suhandinata 2025
"Saya katakan kepadanya bahwa Piala Dunia berbeda. Anda bisa bermain di liga besar, tetapi Piala Dunia adalah sesuatu yang berbeda."
Abu Al-Shamat mencetak gol pertama Arab Saudi, sementara striker Firas Al-Brikan, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan, mencetak dua gol lainnya.
Renard memuji kerja sama para pemain, termasuk Al-Buraikan, yang menghadiri konferensi pers. Ia menjelaskan dirinya tidak bisa berbuat apa-apa tanpa kerja sama para pemain.
Baca Juga: Kehilangan Enam Pilar, O2C Rajawali Andalkan Pemain Muda di Final Four Livoli 2025
"Kepercayaan saya kepada mereka berasal dari pengetahuan saya tentang tekad mereka untuk lolos," tutur Renard.
"Saya mengenal mereka dengan baik, dan saya telah mengenal Al-Buraikan selama enam tahun. Dia mulai bermain bersama saya sejak muda."
Sementara itu, Al-Buraikan menegaskan bahwa cedera yang dialaminya saat pertandingan itu ringan. Menanggapi pertanyaan tentang keberhasilannya mengeksekusi tendangan penalti, ia berkata: "Tendangan penalti disepakati dan diputuskan oleh pelatih sebelum pertandingan."
Baca Juga: Jelang Musorprovlub, KONI Aceh Gelar Rakorsus
Al-Buraikan menyatakan bahwa para pemain menyadari kesulitan pertandingan sebelum dimulai, dan mengungkapkan rasa lega atas kemenangan tersebut, serta mengucapkan selamat kepada para penggemar.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)