SportlinkNews - Timnas sepak bola Indonesia tidak memiliki tempat di antara raksasa-raksasa benua Asia.
Indonesia belum pernah menjadi kandidat atau penantang sejati dalam penampilan Piala Asia. Pun kualifikasi Piala Dunia saat ini merupakan yang terpanjang.
Namun, Indonesia memiliki sejarah yang luar biasa sebelum Perang Dunia II, ketika berada di bawah penjajahan Belanda.
Baca Juga: Ubed Ungkap Kunci Ketenangan di Balik Lolosnya Indonesia ke Perempat Final Piala Suhandinata 2025
Indonesia adalah perwakilan pertama benua Asia di Piala Dunia, dan juga tampil di Olimpiade pada tahun 1950-an.
Ketenarannya kemudian meredup selama bertahun-tahun, diselingi oleh konflik yang berpuncak pada penangguhannya, yang kemudian memicu kebangkitan optimisme di kalangan generasi baru.
Pertandingan pertama dalam sejarah Indonesia berawal dari era kolonial, karena wilayah Asia ini berada di bawah penjajahan Belanda sejak awal abad ke-17 hingga beberapa bulan setelah Perang Dunia II.
Pengaruh olahraga Belanda di sana melahirkan sebuah asosiasi sepak bola yang disebut Persatuan Sepak Bola Hindia Belanda.
Baca Juga: Jelang Musorprovlub, KONI Aceh Gelar Rakorsus
Catatan menunjukkan bahwa tim nasional asosiasi ini menghadapi Australia pada tahun 1928 dan tim dari Shanghai, Tiongkok, pada tahun 1930.
Sebagai langkah balasan, Indonesia mendirikan asosiasi sepak bola kedua pada tahun 1930, setelah pertemuan di kota Surakarta, dalam upaya olahraga untuk melawan kolonialisme Belanda secara umum, dan kendali Belanda atas olahraga secara khusus, dengan tujuan meyakinkan para pemain untuk mewakili Indonesia di bawah bendera asosiasi baru tersebut.
Perwakilan dari kedua asosiasi tersebut bertemu pada tahun 1935 dan bersatu untuk membentuk tim nasional yang bersatu, meskipun Persatuan Sepak Bola Hindia Belanda tetap menjadi asosiasi yang diakui oleh FIFA untuk wilayah tersebut.
Baca Juga: Terbanglah Garuda Ke Langit Amerika...!
Indonesia menikmati kesuksesan luar biasa di tahun-tahun awal sepak bola mereka.
Artikel Terkait
Arab Saudi vs Indonesia: Now or Never
Head to Head Indonesia Vs Arab Saudi: 21 Pemain Saudi Jebol Gawang Garuda, Majed Paling Moncer
Strategi Arab Saudi Melawan Timnas Indonesia: Siapkan Tiga Penyerang
Gagal Bawa Kemenangan di Super League 2025/26 Semen Padang FC Lepas Pelatih Eduardo Almeida
Ducati Segel Gelar Juara Dunia Tim MotoGP 2025, Alex Marquez Jadi Pembalap Independen Terbaik