timnas

PSSI Pantau Dinamika Pengajuan Tuan Rumah Piala Asia 2031

Rabu, 22 April 2026 | 18:01 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (PSSI Pers)

SportlinkNews - Ambisi Indonesia untuk menjadi Piala Asia 2031 kini menemui jalan buntu. Ketidakpastian menyelimuti proses pencalonan setelah AFC memutuskan untuk menahan agenda tersebut tanpa batas waktu.

PSSI sebelumnya telah memantapkan diri masuk dalam bursa persaingan bersama negara-negara besar seperti Australia dan Korea Selatan. Selain itu, kekuatan dari kawasan Asia Tengah yang mengajukan tuan rumah bersama juga menjadi kompetitor yang sangat diperhitungkan.

Namun, peta persaingan tersebut mendadak buram akibat kebijakan terbaru dari pihak AFC terkait penataan ulang jadwal turnamen. Secara mengejutkan, rencana penyelenggaraan untuk edisi 2031 hingga 2035 justru ditarik dari daftar perencanaan strategis mereka.

Baca Juga: Laga Spesial, Moussa Sidibe Siap Hadapi Persis Solo Klub Pertamanya di Indonesia

Perubahan mendasar ini diyakini merupakan respons atas instruksi FIFA yang ingin menyelaraskan kalender kompetisi di seluruh dunia secara lebih efisien. Transformasi jadwal ke tahun genap menjadi salah satu opsi kuat demi mengakomodasi format kompetisi baru yang sedang dirancang.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membenarkan bahwa proses administratif yang seharusnya berjalan kini tengah mengalami penangguhan secara sistematis.

"Memang sempat ada undangan ke Kuala Lumpur untuk bidding, tapi kemudian ditunda. Sepertinya AFC sedang menyiapkan kalender tambahan, yakni Nations League," kata Erick belum lama ini.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Super League 2025/26, Duel PSIM Vs Persija Buka Laga Pekan ke-29

Hingga detik ini, pihak federasi nasional masih menunggu surat resmi yang menjelaskan kapan pintu pencalonan akan dibuka kembali untuk umum. Kabar mengenai pergeseran jadwal turnamen dari ganjil ke genap pun statusnya masih sebatas wacana yang belum terverifikasi secara formal.

Dinamika antara federasi internasional dan regional ini memaksa Indonesia untuk mengambil posisi bertahan sembari memantau perkembangan terkini. Kejelasan nasib proposal tuan rumah sangat bergantung pada hasil sinkronisasi regulasi yang sedang digodok di tingkat atas.

"Saya belum dapat hitam di atas putihnya soal perubahan itu," ujar mantan Presiden Inter Milan tersebut.

Baca Juga: Maverick Vinales Absen dari MotoGP Spanyol di Jerez, Fokus Pemulihan Cedera

Fokus publik sepak bola Asia kini pun teralihkan sejenak pada gelaran Piala Asia 2027 yang sudah dipastikan berlangsung di Arab Saudi. Turnamen prestisius tersebut dijadwalkan bergulir pada awal tahun dengan melibatkan 24 kontestan terbaik dari berbagai zona.

Timnas Indonesia sudah mengamankan tiket ke Arab Saudi setelah tampil apik pada babak kualifikasi sebagai peringkat kedua grup. Keberhasilan ini menjadi pembuktian bahwa level permainan skuad Garuda terus mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Halaman:

Tags

Terkini