PSSI Belum Ambil Langkah Hukum soal Perundungan, Khawatir Pemain Enggan Bela Timnas

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 10 Agustus 2026 | 21:06 WIB
Timnas Indonesia bisa membuat para suporter gigit jari di Piala AFF 2026 atau ASEAN Championship.
Timnas Indonesia bisa membuat para suporter gigit jari di Piala AFF 2026 atau ASEAN Championship.

SportlinkNews - PSSI belum menentukan langkah hukum terkait aksi perundungan yang menyasar pemain Timnas Indonesia setelah hasil buruk di ASEAN Hyundai Cup 2026.

Federasi masih memantau perkembangan situasi sekaligus mengingatkan suporter agar tidak memberikan tekanan berlebihan kepada para pemain.

Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan, kemungkinan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum belum menjadi keputusan yang diambil federasi. PSSI saat ini lebih memilih mengedepankan imbauan agar kondisi psikologis pemain tetap terjaga.

Baca Juga: Tinggalkan Persija, Paulo Ricardo Berlabuh di Garudayaksa FC

"Kita lihat sendiri sejauh mana akibat dari apa yang dilakukan oleh masyarakat kita terhadap para pemain," ujar Yunus kepada media usai Rapat Koordinasi FIFA ASEAN Cup 2026, di Kemenpora, Jakarta, Senin, 10 Agustus.

"Kita juga belum sampai ke sana, hanya kita selalu mengimbau agar kita selalu menjaga anak-anak ini supaya psikologi mereka juga tetap terjaga dan semangat mereka tidak luntur." 

Menurut Yunus, perundungan yang terus berlanjut dikhawatirkan memberikan dampak terhadap mental pemain. Tekanan dari publik yang terlalu besar bukan tidak mungkin memengaruhi keputusan pemain untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia.

"Saya khawatir, kami khawatir, ketika tekanan ini semakin kuat, maka mereka bisa saja dengan berbagai macam alasan untuk tidak lagi membela negara," tuturnya.

Baca Juga: Enggan Berdalih, Marc Marquez Sudah Prediksi Kesulitan di GP Inggris

Kekhawatiran tersebut menjadi perhatian PSSI setelah sejumlah pemain Timnas Indonesia mendapat serangan dari suporter dan netizen menyusul kegagalan skuad Garuda melaju ke semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026.

Bagi PSSI, kekecewaan terhadap hasil pertandingan merupakan hal yang wajar. Namun, kritik terhadap performa tim diharapkan tetap disampaikan secara proporsional dan tidak berubah menjadi serangan pribadi kepada pemain maupun keluarga mereka.

Yunus sebelumnya juga meminta suporter tidak mencela pemain yang telah berjuang mengenakan seragam Merah Putih. Menurutnya, para pemain merupakan aset sepak bola Indonesia yang masih dibutuhkan untuk menghadapi agenda-agenda besar pada masa mendatang.

Baca Juga: Timnas Indonesia Berpeluang Full Team di FIFA ASEAN Cup 2026, 14 Pemain Siap Kembali

PSSI pun berharap dukungan suporter tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan Timnas Indonesia. Evaluasi terhadap hasil pertandingan tetap diperlukan, tetapi perjuangan pemain juga harus mendapatkan apresiasi.

Untuk saat ini, pihaknya masih akan melihat sejauh mana dampak yang ditimbulkan sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prediksi Singapura vs Indonesia: Jangan Main-main

Jumat, 7 Agustus 2026 | 11:30 WIB
X