SportlinkNews - Timnas U-17 Indonesia dipacu membangun mental baja jelang tampil di Piala Asia U-17 2026.
Pelatih kepala Kurniawan Dwi Yulianto menegaskan, kekuatan utama tim bukan hanya taktik, tetapi keyakinan diri sejak sebelum peluit kick-off berbunyi.
Menurutnya, menghadapi tim-tim kuat Asia tak boleh membuat pemain kehilangan kepercayaan diri. Ia ingin Garuda Muda masuk ke lapangan dengan mental siap bersaing, bukan sekadar bertahan.
Baca Juga: Persijap Jepara Siap Layani Tantangan PSBS Biak, Berharap Rekor Kemenangan Kandang Terus Bertambah
"Kami tidak boleh kalah sebelum bertanding. Semua tim punya peluang yang sama, jadi pemain harus percaya diri dan fokus penuh selama 90 menit," tegasnya.
Kurniawan menilai, aspek psikologis akan sangat menentukan di level turnamen seperti ini. Ia pun terus menanamkan mental juara agar para pemain tidak mudah goyah saat menghadapi tekanan di lapangan.
Selain itu, detail permainan juga menjadi perhatian serius. Kesalahan kecil dinilai bisa berakibat fatal, sehingga disiplin dalam menjalankan instruksi taktik harus dijaga sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Bagaimana Reaksi Iran Digantikan Italia di Piala Dunia 2026?
Di balik target besar lolos ke Piala Dunia U-17, Kurniawan memilih untuk tidak terburu-buru membebani tim. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik saat turnamen dimulai.
"Target kami tentu ingin lolos ke Piala Dunia. Tapi yang terpenting sekarang adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin agar bisa tampil maksimal," ujarnya.
Tak hanya soal teknis, pembinaan karakter juga ditekankan. Pemain diminta menjaga emosi, menunjukkan sikap profesional, serta menjunjung sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Baca Juga: Dipecat Chelsea, Pesangon Liam Rosenior Luar Biasa
"Kami tekankan disiplin, attitude, dan saling menghormati. Itu penting untuk masa depan mereka sebagai pemain," kata Kurniawan.
Indonesia akan memulai perjalanan dengan menghadapi China pada laga pembuka grup 5 Mei mendatang, sebelum melanjutkan duel menghadapi kekuatan besar lain seperti Jepang dan Qatar.