Keputusan itu menjadi pukulan telak bagi Indonesia yang selama hampir 90 menit mampu bertahan dengan disiplin.
Tertinggal 0-1, Nova Arianto langsung bereaksi. Pada tambahan waktu lima menit, ia memasukkan Irpan Siregar untuk menambah daya dobrak di lini depan.
Sementara itu Australia justru memperkuat pertahanan dengan memasukkan sejumlah pemain bertahan.
Baca Juga: Ernando Ari Bertahan di Persebaya, Tegaskan Ambisi Pribadinya untuk Bajul Ijo
Indonesia berusaha memaksakan gol penyama kedudukan, tetapi waktu tidak cukup untuk membalikkan keadaan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk Australia tetap bertahan.
Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena lahir dari satu momen yang menentukan setelah Indonesia tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Meski kalah, namun laga melawan Australia ini juga memberikan gambaran penting mengenai karakter permainan calon lawan yang kemungkinan kembali dihadapi Indonesia pada Kualifikasi Piala Asia, September mendatang di Australia.