SportlinkNews - Pemusatan latihan timnas Indonesia di Bali mulai memasuki fase penentuan jelang bergulirnya ASEAN Championship 2026.
Setelah hampir dua pekan ditempa dengan latihan berintensitas tinggi, pelatih John Herdman menilai fondasi permainan dan chemistry antarpemain terus berkembang sesuai dengan rencana yang telah disusun tim pelatih.
Menurut Herdman, fokus latihan kini tidak lagi hanya pada peningkatan kondisi fisik, melainkan beralih ke penyempurnaan aspek taktik sebagai persiapan menghadapi laga perdana Grup A melawan Kamboja.
Baca Juga: KONI Pusat Targetkan PON XXII/2028 Jadi Penggerak Sport Tourism
"Selama dua pekan terakhir kami memberikan intensitas latihan yang tinggi kepada para pemain. Minggu ini fokus kami adalah aspek taktik," ungkapnya.
Pelatih asal Kanada itu mengaku puas dengan respons yang ditunjukkan para pemain. Ia melihat organisasi permainan semakin rapi seiring meningkatnya pemahaman setiap pemain terhadap peran masing-masing di lapangan.
Herdman bahkan menyebut sesi latihan dalam beberapa hari terakhir menjadi salah satu yang terbaik sejak pemusatan latihan dimulai.
Baca Juga: PBVSI Pasang Target Tinggi untuk Timnas Voli Putri di SEA V League 2026
Perkembangan tersebut, menurutnya, tidak hanya terlihat dari sisi teknis, tetapi juga dari hubungan antarpemain yang semakin solid.
"Saya mulai melihat para pemain semakin padu sebagai sebuah tim. Itu merupakan sesi latihan yang sangat baik dan saya menyampaikan apresiasi kepada mereka karena mulai menunjukkan kekompakan yang kami harapkan," ujarnya.
Sebagai bagian dari proses membangun tim, Herdman juga telah membentuk kelompok kepemimpinan di dalam skuad.
Baca Juga: Indonesia Bidik Revans atas Kamboja pada Leg Kedua SEA V League 2026 di Jakarta
Ia menilai para pemain yang mendapat tanggung jawab tersebut mampu menjalankan perannya dengan baik sehingga membantu memperkuat ikatan di dalam tim.
"Kami telah membentuk kelompok kepemimpinan dan mereka menjalankan perannya dengan sangat baik. Saya merasakan ikatan antarpemain mulai terbentuk. Sebagai pelatih, saya sangat senang melihat perkembangan itu," tuturnya.
Meski puas dengan progres yang dicapai, Herdman menegaskan tim pelatih tidak ingin terburu-buru berbicara mengenai target hasil di turnamen.
Baca Juga: Komite Olimpiade Indonesia Tunda Kongres Pemilihan hingga Maret 2029
Baginya, proses peningkatan performa harian jauh lebih penting dibandingkan memikirkan hasil akhir.
"Saya selalu menekankan agar kami menjalani proses ini hari demi hari. Kami tidak memikirkan turnamen atau hasil akhirnya terlebih dahulu. Yang terpenting adalah setiap hari kami berkembang dan menjadi lebih baik," katanya.
Pada sesi latihan terbaru, tim pelatih memberikan materi untuk menghadapi tekanan tinggi dari lawan.
Baca Juga: NOC Indonesia Matangkan Skema Keberangkatan Mandiri untuk Asian Games 2026
Setelah sebelumnya mengasah skema melakukan high press, kali ini para pemain berlatih mencari solusi ketika berada di bawah tekanan lawan di area pertahanan sendiri.
"Pekan kemarin kami fokus pada cara menghadapi tekanan tinggi. Kami berlatih bagaimana menjalankan prinsip-prinsip permainan ketika lawan menekan kami lebih tinggi di lapangan," imbuh Herdman.
Dengan waktu yang tinggal sepekan lagi sebelum menghadapi Kamboja, Herdman masih membuka peluang melakukan perubahan komposisi skuad.
Baca Juga: Mariano Peralta Berpeluang Jalani Debut bersama Persib di Piala Presiden 2026
Ia akan menentukan 23 pemain yang didaftarkan setelah mengevaluasi performa seluruh pemain, termasuk melalui laga uji coba tertutup melawan Bali United.
"Saya hanya bisa memilih 23 pemain. Minggu ini akan sangat menentukan karena kami akan menjalani laga uji coba dan setelah itu saya mengevaluasi skuad. Yang jelas, saya sangat senang dengan komitmen dan disiplin para pemain saat ini," tukasnya.