SportlinkNews - Timnas voli putra Indonesia tak punya banyak waktu untuk meratapi kegagalan di leg pertama SEA V League 2026.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Indonesia. Pasalnya, pada fase grup, Indonesia mampu menaklukkan Kamboja dengan skor telak 3-0.
Namun, performa Kamboja meningkat drastis setelah menyingkirkan Thailand di semifinal sehingga tampil lebih percaya diri saat partai puncak.
Baca Juga: Komite Olimpiade Indonesia Tunda Kongres Pemilihan hingga Maret 2029
Asisten pelatih timnas Indonesia, Nur Widayanto, mengakui timnya kalah dalam mengawali pertandingan. Menurut dia, start yang kurang baik membuat kepercayaan diri Kamboja semakin meningkat.
"Mental Kamboja sedang naik setelah kemenangan melawan Thailand. PR tim kami adalah start pertandingan yang kurang bagus sehingga mental mereka semakin meningkat," kata Nur.
Selain itu, Indonesia juga masih memiliki pekerjaan rumah pada aspek penyelesaian serangan dan penerimaan bola pertama yang belum berjalan maksimal.
Baca Juga: Jelang China Open 2026, Fajar/Fikri Diminta Tak Terlena Gelar Japan Open
"Selain ada masalah di serangan, penerimaan bola pertama juga kurang baik dan serangan kami tidak cukup membunuh lawan," ujarnya.
Nur juga menilai pertahanan Indonesia belum mampu mengantisipasi pola serangan Kamboja yang sebenarnya relatif mudah dibaca.
"Serangan mereka sebenarnya monoton ke arah outside hitter di posisi empat. Namun, blocker kami masih kurang sabar menunggu dan kurang rapat sehingga serangan mereka tetap bisa tembus," tuturnya.
Baca Juga: Media Inggris Sindir Messi: Don't Cry for Me Argentina
Kesempatan membalas kekalahan itu datang lebih cepat. Pada leg kedua SEA V League 2026 di Jakarta International Velodrome, Indonesia langsung kembali berhadapan dengan Kamboja pada laga pembuka, Rabu, 22 Juli.
Pertemuan tersebut dipastikan menjadi ajang revans bagi Indonesia sekaligus ujian bagi Kamboja untuk membuktikan keberhasilan mereka di leg pertama bukan sekadar kejutan.
Setelah menghadapi Kamboja, Indonesia dijadwalkan bertemu Filipina pada Jumat, 24 Juli. Sementara itu, Thailand akan membuka leg kedua dengan menghadapi Myanmar.
Baca Juga: Komentar Nakal Roy Keane Melihat Penampilan Shakira
Sistem pertandingan pada leg kedua masih sama seperti leg pertama. Dua tim dengan peringkat terbaik pada babak penyisihan akan langsung lolos ke semifinal untuk memperebutkan tiket menuju partai final.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Timnas Voli Indonesia pun berharap mampu bangkit, memperbaiki kelemahan yang terlihat pada leg pertama, demi menjaga peluang mempertahankan gelar juara SEA V League 2026.
Artikel Terkait
Usai Tiga Kekalahan Beruntung, Timnas Voli Putri Siap Bangkit di Seri Kedua SEA V League 2025
Timnas Voli Putri Takluk Lagi dari Thailand, Kekalahan Keempat di SEA V League 2025
PBVSI Panggil 16 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup dan SEA V League
Usai AVC Cup, Timnas Voli Putra Fokus Kejar Gelar SEA V League 2026
Indonesia ke Semifinal SEA V League 2026, Mampu Membaca Pola Lawan Jadi Kunci