SportlinkNews - Timnas Indonesia mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya di Grup A ASEAN Championship 2026.
Menjalani laga pertama di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin, 27 Juli, skuad Garuda tampil meyakinkan dengan melumat Kamboja 5-1 sekaligus mengamankan tiga poin perdana.
Kemenangan itu tidak hanya menjadi modal berharga untuk menatap pertandingan selanjutnya, tetapi juga menghadirkan bintang baru.
Baca Juga: Indonesia Borong 16 Medali di Meksiko, Kadek Dwi Pecahkan Rekor Dunia
Penyerang debutan Mitchell Baker langsung mencuri perhatian dengan mencetak hattrick, sementara Jens Raven ikut menyumbang satu gol pada penampilan pertamanya bersama skuad Garuda.
Meski meraih kemenangan besar, Indonesia untuk sementara masih berada di peringkat ketiga klasemen Grup A.
Posisi teratas masih ditempati Singapura yang telah mengoleksi dua kemenangan dari dua pertandingan, sedangkan Vietnam berada di urutan kedua setelah mengalahkan Timor Leste 7-0.
Baca Juga: Indonesia Open Jadi Ujian Tiga Taekwondoin Menuju Asian Games 2026
Pada laga ini, Indonesia langsung mengambil inisiatif permainan sejak menit awal.
Dominasi penguasaan bola berbuah gol cepat ketika Thom Haye mengirim tendangan bebas yang diselesaikan Mitchell Baker melalui sundulan pada menit keenam.
Sembilan menit kemudian, kombinasi keduanya kembali membuahkan hasil. Kali ini Eliano Reijnders mengirim umpan terobosan yang mampu dimaksimalkan Baker menjadi gol kedua sekaligus menggandakan keunggulan Indonesia.
Baca Juga: Kalahkan PSG, Real Madrid Segera Rampungkan Transfer Yan Diomande
Serangan Indonesia terus mengalir. Sandy Walsh hampir mencetak gol setelah tembakannya membentur tiang pada menit ke-19.
Bek kanan itu akhirnya ikut mencatatkan nama di papan skor lima menit kemudian lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok Thom Haye.
Unggul tiga gol tidak membuat Indonesia mengendurkan tekanan. Kamboja sempat memperoleh peluang melalui sundulan Hikaru Mizuno, tetapi tidak mampu mengubah kedudukan hingga babak pertama berakhir.
Baca Juga: Aries Susanti Gantikan Pristiawan, Fokus Kawal Timnas ke Asian Games 2026
Usai turun minum, Kamboja sempat memberikan respons. Sok Meng Chea memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 pada menit ke-48 dan sempat mengangkat kepercayaan diri tim tamu.
Namun, Indonesia tidak membutuhkan waktu lama untuk mengambil kembali kendali permainan.
Masuknya Egy Maulana Vikri membuat serangan dari sektor kanan semakin berbahaya. Egy bahkan nyaris mencatatkan namanya di papan skor, tetapi sepakannya hanya membentur tiang setelah lebih dulu ditepis kiper Kimhuy Hil.
Baca Juga: Gandeng Hubner dan Romeny, Fortuna Sittard Meluncurkan Jersei Tandang Bertema Religius
Pada menit ke-56 Mitchell Baker mencatatkan hattrick, setelah menyelesaikan umpan Thom Haye dengan tenang. Ia berhasil keluar dari dua kepungan dua pemain belakang Kamboja dan menciptakan ruang.
Setelah menjalankan tugasnya dengan sempurna, Baker ditarik keluar semenit kemudian dan digantikan Jens Raven. Debutan lainnya itu tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan kualitasnya.
Saat pertandingan memasuki menit ke-86, Raven memanfaatkan bola liar hasil sapuan kurang sempurna lini belakang Kamboja. Tanpa ragu, ia melepaskan sepakan yang gagal dihentikan Kimhuy Hil dan mengubah skor menjadi 5-1.
Baca Juga: Morgan Rogers Datang, Xabi Alonso Ungkap Rencana Taktis Lini Serang Chelsea
Indonesia sebenarnya sempat mencetak gol keenam melalui Egy Maulana Vikri pada menit ke-88.
Namun, setelah melakukan peninjauan melalui VAR, wasit asal Korea Selatan, Kim Woosung, membatalkan gol tersebut karena menilai bola lebih dahulu mengenai tangan Jens Raven dalam proses gol.
Hingga pertandingan berakhir, Indonesia tetap menguasai jalannya laga.