Menurut Yunus, dinamika antara pemain dan netizen di media sosial merupakan hal yang sulit dipisahkan dari sepak bola modern.
Ia juga menganggap respons netizen Vietnam tidak jauh berbeda dengan perilaku netizen Indonesia yang sama-sama aktif mengikuti dan mengomentari perkembangan sepak bola.
Meski demikian, PSSI tidak ingin persoalan tersebut berkembang menjadi polemik yang lebih panjang, terlebih hubungan kedua negara akan kembali bersinggungan dalam agenda sepak bola berikutnya.
Baca Juga: Santiago Gimenez Siap Pindah ke Porto Tapi AC Milan Belum Sepakat
"Kita juga berharap ini tidak lagi menjadi isu yang berkesinambungan, berpolemik. Kita lupakan saja AFF, kita menghadapi FIFA Asian Cup, nanti di sana akan ada pembuktian semoga anak-anak kita bisa," imbuhnya.
Di sisi lain, PSSI tetap mengambil langkah internal. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menurutnya telah berkomunikasi dengan pihaknya terkait persoalan tersebut.
Sumardji bersama tim pelatih dan ofisial nantinya akan memberikan pengingat kepada seluruh pemain Timnas Indonesia agar lebih bijak ketika menyampaikan pernyataan di ruang publik maupun media sosial.
Baca Juga: PSSI Minta ILeague Cari Formula Agar Suporter Tamu Bisa Hadir di Laga Panas
Peringatan tersebut tidak secara khusus ditujukan kepada Justin Hubner. PSSI ingin seluruh pemain memahami bahwa setiap pernyataan yang disampaikan dapat memiliki dampak lebih luas, terutama ketika menyangkut negara lain.
"Pak Sumardji yang selaku Ketua BTN akan melakukan itu dengan pelatih dan ofisial untuk setidaknya mengingatkan anak-anak lah, bukan saja Justin, agar tidak menyampaikan statement-statement yang kira-kira bisa menimbulkan polemik di antarnegara khususnya," ucapnya.
Langkah tersebut diambil bukan untuk membatasi kebebasan pemain dalam berpendapat, melainkan sebagai bagian dari edukasi agar para pemain mampu melihat konsekuensi dari setiap pernyataan yang mereka lontarkan.
Baca Juga: LaLiga Gunakan Bola dengan Teknologi Connected Ball Mulai Musim 2026/27
PSSI berharap polemik Justin Hubner dengan netizen Vietnam tidak mengganggu fokus Timnas Indonesia. Setelah melewati persaingan di ASEAN Championship, perhatian kini diarahkan ke agenda yang lebih besar, termasuk persiapan menuju FIFA Asian Cup.
Bagi PSSI, ujar Yunus, respons terbaik terhadap berbagai polemik di luar lapangan adalah performa di atas lapangan.
Justin Hubner dan pemain lainnya diharapkan dapat mengalihkan energi dari perdebatan di media sosial menjadi motivasi untuk membuktikan kemampuan bersama Timnas Indonesia.