Komentar lainnya menyebut, “Celana yang mencuri perhatian,” serta “Paddy dengan celana oranye = penyelesaian di ronde pertama.”
Baca Juga: Atalanta Kehilangan Penyerang Kunci untuk Pertandingan Penting Melawan Bologna dan Milan di Serie A
Sebagai catatan, aturan seragam di UFC sempat menghalangi Pimblett untuk menggunakan celana tersebut setelah naik ke pentas utama.
Namun, ia kembali mendapat izin mengenakannya saat melawan King Green, yang kemudian menjadi momen penting dalam kariernya.
UFC pun mengabadikan peristiwa tersebut di situs resminya, menuliskan bahwa celana oranye itu adalah bentuk penghormatan terhadap awal perjalanan Pimblett di dunia MMA.
Baca Juga: Kemajuan dalam Pembelajaran Mesin dan AI dalam Olahraga
Dalam sebuah wawancara tahun lalu, Pimblett juga sempat menyuarakan keinginannya agar para petarung diberikan kebebasan memilih warna perlengkapan bertarung mereka.
“Tak sulit membuat celana oranye. Saya pikir, UFC harus membebaskan petarung memilih warna mereka sendiri,” ujar Pimblett.
Kini, dengan semangat yang ditunjukkan melalui perlengkapan tempurnya, Paddy Pimblett siap menciptakan gebrakan baru di UFC 314 dan membuka jalan menuju persaingan di papan atas divisi ringan.
Artikel Terkait
Piala Asia U-17 2025: Hebat Garuda Muda Satu-satunya Wakil ASEAN yang Lolos, Vietnam dan Thailand Angkat Kaki
Klasemen Grup C Piala Asia U-17: Garuda Muda Tak Terkalahkan Auto Lolos Ke Piala Dunia 2025
Catatan Piala Asia 2025: Indonesia Vs Afghanistan 2-0, Sapu Bersih, Tapi...
Barcelona Tak Mungkin Pertaruhkan Gelandangnya untuk Laga Melawan Dortmund
Jagoan Ferrari Lewis Hamilton Bergaya dengan Rambut Gondrong