Catatan Piala Asia 2025: Indonesia Vs Afghanistan 2-0, Sapu Bersih, Tapi...

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 11 April 2025 | 08:54 WIB
Pergerakan striker Timnas U17, Rafi Rasyiq (17) coba dihentikan pemain Afghanistan U17 di laga terakhir penyisihan Grup C Piala Asia U17 2025 di Jeddah, 10 April 2025.
Pergerakan striker Timnas U17, Rafi Rasyiq (17) coba dihentikan pemain Afghanistan U17 di laga terakhir penyisihan Grup C Piala Asia U17 2025 di Jeddah, 10 April 2025.

  • M. Nigara
    Wartawan Sepakbola Senior

SportlinkNews - Garuda Muda U17 Indonesia mengakhiri babak grup C putaran final Piala Asia dan kualifilasi Piala Dunia 2025 dengan membekuk Afghanistan 2-0.

Meski menang dan menyapu bersih semua lawannya, namun Putu Panji dan kawan-kawan jangan senang berlebihan.

Setelah menunggu sangat lama, akhirnya ada juga tim nasional kita yang turun di turnamen resmi, dengan hasil luar biasa. Maklum, sejak Desember 1979 sebagai wartawan sepak bola, saya lebih banyak memperoleh kecewa ketimbang rasa senang.

Baca Juga: Klasemen Grup C Piala Asia U-17: Garuda Muda Tak Terkalahkan Auto Lolos Ke Piala Dunia 2025

Meski demikian, tak sedikit pun rasa hormat dan kagum saya pada para pejuang sepak bola kita itu berkurang.

Hingga kini persahabatan saya dengan Rully Neere, Bambang Nurdiansyah, Herry Kiswanto, Robby Darwis, Aji Ridwan Mas, Patar Tambunan, dan yang lainnya masih terus terjalin dengan baik. Begitu juga dengan para pelatih, M. Basri, Sartono Anwar, hingga Bima Sakti dan Indra Sjafri, rasa hormat saya tetap terjaga.

Jadi, jika saya menempatkan timnas Indonesia U-17 dan Nova Arianto, begitu istimewa, tidak berarti rasa kagum dan hormat saya pada para pendahulu berkurang, sama sekali tidak.

Baca Juga: Piala Asia U-17 2025: Hebat Garuda Muda Satu-satunya Wakil ASEAN yang Lolos, Vietnam dan Thailand Angkat Kaki

Nova dan Garuda Muda U-17 melahirkan harapan tentang sepak bola kita ke depan. Ada semacam sinar yang terang di balik awan hitam.

Saya dan kita pasti lupa, ternyata Nova, Putu Panji dan kawan-kawan, bukanlah yang pertama hadir di Piala Dunia kelompok umur. Bima Sakti, Arkhan Kaka dan kawan-kawanlah yang pertama.

Mereka turun di Piala Dunia U-17 yang dimainkan di Indonesia. Event ini menggantikan U-20 yang sebelumnya sudah diputuskan FIFA, namun karena ada masalah politik oraktis, menolak Israel, FIFA mencabutnya. Tapi menggantinya dengan U-17.

Baca Juga: Lyon 2 Manchester United 2: Andre Onana yang Malang Gagalkan Kemenangan Besar Setan Merah

Di turnamen itu, Arkhan dkk memetik dua kali draw. Melawan Ekuador 1-1 (10/11/23), hasil yang sama 1-1 (13/11) saat bertemu Panama, dan kalah 1-3 dari Maroko (16/11).

Beda
Di laga terakhir grup C yang dimainkan di Stadion Prince Abdullah Al-Faisal, Jeddah, Arab Saudi, tengah malam waktu Indonesia, Nova tidak menurunkan pemain-pemain utamanya. Namun setelah lebih dari separuh babak tim mengalami kesulitan, Nova kembali memasukkan beberapa pemain utamanya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X