"Bukan hanya atlet yang menangis terharu sambil mencium tangan Ibu Ketum. Tetapi ada juga pelatih, wasit, dan hakim yang terharu dan menitikkan air mata melihat Ibu Ketum hadir di atas ring. Memberi motivasi dan membakar semangat kepada seluruh peserta, atlet muda tinju masa depan. Kami juga berharap event POPNAS ini menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi olahraga tinju dari pelosok negeri demi Indonesia," ungkap Sri Syahril, salah satu pengurus pusat Pertina.
Aksi nyata Pertina ini membuktikan bahwa masa depan tinju Indonesia tidak terletak pada kemewahan, melainkan pada pembinaan yang tulus dan semangat juang yang pantang menyerah. Pesan penutup yang membakar semangat, "Tetap Semangat," pekik Hillary menutup acara dengan optimisme tinggi.
Artikel Terkait
Sabet 9 Medali Emas, Maluku Utara Juara Umum Kejurnas Tinju 2025
Nova Kecewa Garuda Muda Kalah, Soroti Mental Pemain
Federasi Sepak Bola Malaysia Menangani Sendiri Skandal Penipuan Naturalisasi, Pemerintah Tidak Campur Tangan
Disoraki Suporter Liverpool, Trent Alexander-Arnold Malah Tertawa
Cristiano Ronaldo Ungkap Momen Ketika Putrinya Minta Dirinya Melamar Georgina Rodriguez