SportlinkNews - Wladimir Klitschko, mantan petinju profesional Ukraina yang berkompetisi dari tahun 1996 hingga 2017. Dia memegang sabuk kelas berat dunia dua kali, termasuk gelar majalah terpadu WBA (Super), IBF, WBO, IBO, dan Ring.
Wladimir Klitschko bersama suadaranya, Viitali mengungkapkan membunuh enam tentara Rusia dalam peperangan di dalam kota Kiev dalam Perang Rusia vs Ukraina.
Mantan juara dunia tinju kelas berat asal Ukraina itu sama-sama angkat senjata di garis terdepan dalam Perang Rusia vs Ukraina.
Baca Juga: Tyson Fury Pamer Transformasi Tubuh Berkat Diet, Siap Duel dengan Oleksandr Usyk
"Kita hidup dalam gelembung, di dunia Barat dan khususnya di Amerika Serikat. Dua samudera luas memisahkan kita dari sebagian besar dunia. Kekayaan, politik, dan hak istimewa kita menangani sebagian besar sisanya," kata Wladimir Klitschko.
Lebih lanjut diutarakan bahwa dirinya bisa memilih untuk mengasingkan diri, mengabaikan apa yang terjadi di belahan dunia lain. Namun dunia punya kebiasaan membuat kita tersadar dari lamunan kita, membuat kita duduk dan menaruh perhatian.
Wladimir Klitschko datang ke Washington DC, Amerika Serikat, Selasa lalu untuk mengganggu.
“Anda bukan satu-satunya,” tukasnya Wladimir Klitschko dilansir The Athletic.
“Bahkan di Jerman, mereka berada dalam gelembung. Ukraina, dari Jerman, Polandia berada di antara keduanya. Tidak terlalu jauh. Itu sangat dekat, dan (tidak) sejauh ini,” lanjut mantan juara dunia tinju kelas berat itu.
Wladimir Klitschko kini berusia 47 tahun, memiliki rambut beruban dan tulangnya lelah. Kini, ia telah tersingkir tujuh tahun dari tugas terakhirnya sebagai juara dunia tinju kelas berat. Sebuah rekor yang ia pegang, dalam jangka waktu yang tidak berturut-turut, selama 12 tahun. Terlama dari juara kelas berat mana pun dalam sejarah.
Dia dan saudara laki-lakinya, Vitali, telah menyuarakan peringatan selama satu dekade terakhir tentang bahaya yang dihadapi negara asalnya, baik sebelum dan setelah negara itu diserang pada tahun 2022 oleh militer Rusia pimpinan Vladimir Putin.
Wladimir Klitschko tidak sekadar bicara. Dia bergabung di garis depan di Ukraina pada tahun 2022 ketika perang dimulai. Vitali, yang juga merupakan juara kelas berat pada periode berbeda antara tahun 1999 dan 2013, telah menjadi wali kota Kyiv, ibu kota Ukraina, sejak tahun 2014. Seperti kebanyakan warga Ukraina yang turut serta dalam pertarungan tersebut, Wladimir berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh negara-negara Barat dan AS. sejak dimulainya perang.
Namun Ukraina, kata Wladimir Klitschko, membutuhkan lebih banyak hal untuk bertahan hidup.
“Saya yakin orang-orang tidak akan memahami betapa berbahayanya jika mereka tidak memiliki contoh praktis kehilangan seseorang yang dekat dengan mereka,” katanya di Capitol Hill, sebelum resepsi penghormatan yang disponsori oleh Consumer Technology Association.
Artikel Terkait
Menko PMK Minta Renovasi Pembagunan SHB Digeber
Tissot Luncurkan Jam Tangan Edisi Khusus 75 Tahun MotoGP
Songongnya Justin Hubner Balas Komentar Pemain Vietnam: Too Easy!
Hasil Liga 1: Cuma Butuh 1 Gol, Persebaya Surabaya Menangi Derbi Jatim Lawan Arema FC