SportlinkNews - Legenda MotoGP, Loris Capirossi, menyoroti persaingan sengit antara dua pembalap andalan Ducati Lenovo, yakni Francesco Bagnaia dan Marc Marquez, dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2025.
Baik Bagnaia maupun Marquez telah menunjukkan potensi besar sebagai kandidat utama untuk merebut gelar.
Namun, performa Marquez tampaknya lebih menonjol dibandingkan sang juara bertahan.
Baca Juga: Meski Menang, Satria Muda Sempat Kerepotan Menghadapi Tangerang Hawks di Pekan Ketujuh IBL 2025
Pada seri pembuka musim ini, Marquez tampil luar biasa, meninggalkan Bagnaia dengan selisih lebih dari dua detik pada Sprint Race dan lebih dari tiga detik pada balapan utama (Grand Prix).
Sementara itu, Bagnaia harus puas finis di posisi ketiga dalam dua sesi balapan akhir pekan lalu. Hal ini cukup mengesankan mengingat ia sempat mengalami kesulitan selama tes pramusim.
Meskipun demikian, Capirossi tetap menjagokan keduanya sebagai kandidat utama peraih gelar MotoGP 2025.
Baca Juga: Dani Olmo Kesal Jadi Korban Taktis Hansi Flick
Dalam wawancara dengan Motosprint.it, Capirossi menyebut bahwa Ducati Lenovo berada di level tertinggi dalam kompetisi saat ini.
"Seperti yang telah disebutkan, tim mereka berada di puncak kejuaraan ini," ujar Capirossi.
"Pecco dan Marc adalah pembalap hebat dengan bakat luar biasa," tambah mantan pembalap yang kini menjabat sebagai penasihat keselamatan MotoGP tersebut.
Baca Juga: Aroma Balas Dendam di Pertandingan Bali United FC vs Persis Solo Pekan ke-26 Liga 1 2024/2025
Jika harus membandingkan performa keduanya, Capirossi menilai bahwa Marquez telah menunjukkan kecepatan luar biasa sejak tes pramusim di Sepang (Malaysia) dan Buriram (Thailand).
"Dua Ducati merah memulai dengan kuat. Marquez menunjukkan kecepatan yang bagus di Malaysia, lalu di Thailand ia tampil sangat cepat," ujar pria yang akrab disapa Capirex ini.
Artikel Terkait
Dapat Hadiah Lamborghini dari Shakira, Pria Beruntung Itu Bingung Bayar Pajak Bulanan
10 Kemenangan Tandang Terbesar di Liga Champions Sepanjang Sejarah
Tiga Tim Papan Atas Liga 1 Terus Menambah Poin Kemenangan di Pekan ke-26
Kerja Sama Liga Indonesia Baru dan LALIGA: Strategi Pengelolaan dan Pengembangan Sepak Bola
PSBS Biak vs Borneo FC: Tim Badai Pasifik Waspadai Perubahan di Tim Pesut Etam