SportlinkNews - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, menyatakan bahwa gairah kompetitifnya di ajang MotoGP kini tak lagi seintens satu dekade lalu.
Memasuki usia 32 tahun, Marquez mengakui bahwa pendekatannya terhadap dunia balap kini lebih tenang dan terukur dibandingkan masa mudanya.
Marquez, yang berasal dari Cervera, Spanyol, tidak lagi menjadi sosok pembalap muda yang haus kemenangan di segala aspek—baik di dalam maupun luar lintasan.
Baca Juga: Persis Solo Menang di Kandang Barito Putera, Ong Kim Swee: Kemenangan Ini akan Menjadi Titik Balik
Kini, ia lebih fokus dan selektif dalam menentukan momen untuk tampil kompetitif.
Meskipun telah mengalami perubahan mentalitas, kehadiran Marquez di Ducati Lenovo tetap memberi dampak besar.
Ia dinilai berhasil mengusik kenyamanan rekan setimnya, Francesco Bagnaia, yang selama empat musim terakhir menjadi andalan utama tim.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Kualifikasi GP Arab Saudi: Max Verstappen Mendekati Rekor Sebastian Vettel
Empat seri awal MotoGP 2025 menunjukkan performa gemilang Marquez.
Ia unggul jauh dari Bagnaia dalam hal pencapaian di lintasan.
Marquez sukses meraih empat pole position, empat kemenangan di sesi Sprint, dan tiga kali naik podium pertama dalam balapan utama.
Dengan raihan tersebut, Marquez kembali membuktikan kapasitasnya sebagai pembalap papan atas dunia.
Pemilik delapan gelar juara dunia itu pun masih membuka peluang untuk menambah koleksi trofinya, melihat konsistensi penampilannya musim ini.
Artikel Terkait
Wanita Simpanan Payet Buka Suara Kekerasan Seks: Dia monster yang Sakit
Nike Air Max 95 Liverpool Hadir pada Musim Panas 2025
Barcelona Kejar Treble, Tuntut Perubahan Jadwal La Liga
Bersinar di Tim Oseania, Penyerang Vietnam-Amerika Jadi Ancaman Timnas Indonesia di SEA Games 2025
Alasan Pelatih Kim Sang-sik Tak Panggil Supachok Masuk Skuat Super ASEAN Lawan Manchester United