SportlinkNews - Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, mengungkapkan rasa lega setelah pihaknya berhasil menemukan solusi atas masalah teknis yang terus dikeluhkan Francesco Bagnaia selama MotoGP 2025.
Ia bahkan mengakui bahwa keluhan sang pembalap sudah membuat tim merasa frustrasi.
Sejak awal musim, Bagnaia berulang kali menyampaikan ketidaknyamanan terhadap bagian depan motor Ducati Desmosedici GP25.
Baca Juga: Final NBA 2025: Janji Haliburton di Gim 3 Final NBA
Hilangnya "feeling" pada ban depan sangat memengaruhi gaya balap Bagnaia yang selama ini mengandalkan kestabilan bagian tersebut untuk mengoptimalkan kecepatan di tikungan.
Dampak dari masalah ini terlihat jelas dalam performa Bagnaia.
Dalam Sprint Race MotoGP Aragon pada Sabtu (7/6/2025), ia hanya finis di posisi ke-12.
Baca Juga: Yuito Suzuki Bidik Gol Perdana Bersama Jepang saat Hadapi Timnas Indonesia
Rentetan hasil buruk ini memperpanjang tren negatifnya setelah tampil mengecewakan di GP Prancis dan Inggris.
Namun, harapan kembali muncul ketika Bagnaia mampu menembus podium ketiga dalam balapan utama Aragon pada Minggu (8/6/2025).
Ia sempat mendapat tekanan dari Pedro Acosta, pembalap Red Bull KTM Factory, namun mampu mempertahankan posisinya hingga finis.
Baca Juga: Timnas Wanita Indonesia Masuk Grup A dengan Vietnam di ASEAN Women's Championship 2025
Menurut Tardozzi, capaian ini menunjukkan bahwa tim teknis Ducati mulai berhasil mengatasi permasalahan teknis yang selama ini menghambat performa Bagnaia.
Ia memuji kerja keras para insinyur yang terus mencari solusi sejak beberapa seri terakhir.
Artikel Terkait
Haruskah Peregangan Sebelum Berolahraga? Setelahnya? Tidak Boleh? Berikut Ini yang Perlu Anda Ketahui
Tijjani Reijnders Patahkan Tradisi Demi Kesenangan, Ia Bisa Cocok di Man City
Petinju Jepang Mundur dari Ring Usai Matanya Bengkak Dihajar Lawan
Bastian Schweinsteiger Kepergok Mencium Wanita Pirang Bersuami
Kritik Terhadap Pelatih China Branko Ivankovic Terus Bermunculan