"Saya tidak tahu mengapa segalanya tidak berjalan baik bagi saya. [Finisher ketiga] Marco Bezzecchi dan Marc Marquez melakukan segalanya lebih baik daripada saya."
"Bahwa saya finis 12 detik di belakang di sirkuit di mana saya selalu membuat perbedaan adalah sesuatu yang tidak saya mengerti, dan tidak akan pernah mengerti."
Bagnaia memang sempat mengeluhkan soal ban dan meminta Michelin memberikan penjelasannya. Dan kali ini, Bagnaia terlihat serius untuk meminta jawaban dari Ducati.
"Saya selalu fokus, saya tidak pernah kehilangan akal," katanya. "Tapi hari ini saya tidak bisa berakselerasi; semua orang menyalip saya saat keluar dari tikungan."
"Saya harap Ducati menjelaskannya kepada saya, karena kesabaran saya sudah habis," ucapnya.
Yuk gabung channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Super League, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, Sport Science, Culture, Fashion hingga seputar KONI. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Francesco Bagnaia Gagal Podium di MotoGP Italia 2025, Ducati Tetap Beri Dukungan
Francesco Bagnaia Akui Salah, Kini Fokus Bantu Ducati Lewat Data Balapan
MotoGP Ceko: Francesco Bagnaia Raih Pole Position Pertamanya Musim Ini, Marc Marquez Terjatuh di Q2
Francesco Bagnaia Gagal Finis di Sprint MotoGP Austria 2025, Jorge Lorenzo Sebut Pecundang Besar