"Meski kondisi sebelumnya belum ideal, saya yakin dia akan datang dengan persiapan terbaik,” jelas The Baby Alien.
Baca Juga: Usai FIFA Matchday Alejandro Garnacho Bakal Hadapi Brentford, Ini Nomor Punggung yang Dipakainya
Tidak hanya itu, Marquez menilai pembalap Aprilia juga layak diperhitungkan.
Menurutnya, tim asal Italia tersebut selalu menunjukkan performa kompetitif ketika tampil di Barcelona.
Sementara itu, Marquez sendiri sedang berada di ambang sejarah.
Baca Juga: Berharap Menpora Hadir, Peserta Rakernas KONI Tumpahkan Kekecewaan Pada Deputi 4
Jika berhasil meraih podium utama di Catalunya, maka itu akan menjadi kemenangan kedelapan beruntun baginya pada musim ini.
Meski begitu, Marquez tetap realistis. Ia menyadari dominasinya tidak akan berlangsung selamanya, apalagi dengan kehadiran pembalap muda yang semakin kompetitif.
“Cepat atau lambat, akan ada masa di mana dominasi saya berakhir."
Baca Juga: Tinggalkan Manchester City, Ederson Membuka Lembaran Baru di Fenerbahce Siap Cetak Sejarah
"Ada Pedro Acosta, Jorge Martin, dan para pembalap muda lainnya yang pasti akan menantang,” tutur Marquez.
Marquez juga menyinggung soal siklus alami dalam dunia balap. Baginya, setiap era memiliki bintang masing-masing.
Ia bahkan mencontohkan bagaimana dulu dirinya merasa bangga saat mendapatkan pujian dari legenda MotoGP seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa.
Baca Juga: ISSS 2025: Sinergi untuk Masa Depan Olahraga Indonesia
“Rasanya luar biasa ketika idola Anda memberikan pengakuan."
Artikel Terkait
10 Striker Terbaik di Dunia, Tidak Ada Ronaldo dan Messi
Canelo Alvarez Vs Terence Crawford: Raja Pound for Pound Saling Berhadapan
Nkunku Ungkap Mengapa Kesulitan di Chelsea, Ambisi AC Milan, dan Harapan Leao
Ilmu di Balik Motivasi untuk Mengambil Keputusan dan Meningkatkan Semangat Diri
Mendadak, Neymar Ketiban Warisan Rp 14,4 Triliun dari Orang Tak Dikenal