Yamaha Tinggalkan Mesin Inline 4, Resmi Gunakan Mesin V4 untuk MotoGP 2026

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Selasa, 18 November 2025 | 20:42 WIB
Yamaha YZR-M1 bermesin V4 debut di musim 2026 (Yamaha)
Yamaha YZR-M1 bermesin V4 debut di musim 2026 (Yamaha)

SportlinkNews - Pabrikan Yamaha resmi akan meninggalkan mesin Inline-4 pada musim balap 2026. Sebagai gantinya, Yamaha akan memakai mesin V4 untuk musim balap selanjutnya.

Grand Prix Valencia menjadi balapan terakhir dan babak penutup bagi mesin Inline-4 ikonik Yamaha di MotoGP.

Memasuki musim baru seluruh pembalap Yamaha MotoGP 2026 akan mengendarai mesin V4 selama Tes Valencia pada Selasa, 18 November 2025, menandai dimulainya babak baru yang menarik bagi Yamaha dan para penggemarnya di seluruh dunia.

Baca Juga: Kontrak Baru, Rizky Ridho Bidik Gelar Juara untuk Persija

Mesin Inline-4 telah menjadi fondasi identitas balap Yamaha selama beberapa dekade, yang membawa pembalap seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Fabio Quartararo ke puncak podium utama.

Kombinasi unik antara kelincahan dan penyaluran tenaga yang halus menghasilkan banyak kesuksesan, termasuk balapan di Valencia.

Mesin empat Inline-4 telah berkompetisi dalam 429 Grand Prix, memenangi 125 balapan, meraih lebih dari 350 podium.

Baca Juga: Cedera Lari: Simetri Kekuatan Pinggul untuk Kesehatan Kaki

Mesin itu juga telah membawa Yamaha merengkuh delapan Gelar Juara Pembalap, tujuh Titel Tim, lima Gelar Pabrikan serta lima Triple Crown MotoGP.

Konfigurasi mesin V4 diharapkan menghasilkan akselerasi dan pengendalian yang lebih baik saat pengereman, serta kemampuan adaptasi yang lebih baik terhadap ban dan persyaratan aerodinamika terbaru.

"Keputusan untuk mengadopsi mesin V4 tidak diambil dengan mudah. Seperti yang bisa Anda bayangkan, proses pengembangannya sangat ekstensif," ujar Massimo Bartolini, Direktur Teknis Yamaha Factory Racing.

Baca Juga: Pembalap Prima Pramac Yamaha Toprak Razgatlioglu Kenakan Nomor 7 untuk MotoGP 2026

"Kami menganalisis setiap aspek performa, mulai dari akselerasi hingga perilaku menikung, dan menyimpulkan bahwa konfigurasi ini menawarkan perbedaan yang kami harapkan, sehingga kami berpotensi mengubahnya menjadi keunggulan," jelas Massimo Bartolini.

"Wildcard pada 2025 menegaskan ekspektasi kami. V4, meskipun masih dalam tahap awal pengembangan, memberikan apa yang kami butuhkan untuk dapat melangkah lebih jauh dan kembali bersaing di level tertinggi."

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: MotoGP

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X