"Dan saya hanya bisa bilang: 'Dia begitu fenomenal'," sambung Tardozzi.
Baca Juga: Bojan Hodak Bakal Rotasi Pemainnya Menghadapi Malut United FC di Ternate
Musim MotoGP 2025 menjadi salah satu periode terbaik bagi Marquez sejak bergabung dengan Lenovo Ducati.
Setelah melalui masa sulit bersama tim lamanya, ia akhirnya kembali meraih gelar juara dunia melalui performa yang konsisten dan dominan sepanjang musim.
Selain mengingat aksinya di lintasan, Tardozzi juga menuturkan kembali kisah awal pertemuannya dengan Marquez sebelum sang pembalap bergabung ke Ducati.
Baca Juga: PSIM Yogyakarta Jalani Dua Uji Coba Lawan PSIS Semarang dan Garudayaksa FC
Peristiwa itu terjadi saat tes di Sachsenring, dua tahun sebelumnya.
Marquez ketika itu tengah mengalami kesulitan, bahkan sempat terjatuh hingga empat kali.
"Kami sedang di Sachsenring, dua tahun silam..."
Baca Juga: Susunan Pemain Indonesia vs Myanmar: Garuda Muda Turun dengan Skuad Terbaik demi Tiket Semifinal
"Saat sedang melakukan tes, saya mengendarai skuter, melihat para pembalap."
"Saat terjatuh untuk keempat kalinya, Marc bangkit dan bersandar pada pagar pembatas lintasan. Anda bisa melihat foto itu di media."
"Saya berjalan beberapa menit setelahnya dan berkata padanya: 'Marc, saatnya membuat perubahan'."
"Itu saya katakan sebab saya selalu menghormati Marc Marquez," ucap Tardozzi.
Artikel Terkait
Hadapi Pasangan Thailand di Semifinal SEA Games 2025, Begini Reaksi Jafar/Felisha
PSM Makassar Kehilangan Satu Pemain Asingnya, Lucas Dias Serafim Terpaksa Pulang Kampung
SEA Games 2025: Indonesia Loloskan 6 Perenang dan 1 Tim Gaya Ganti Putra ke Final
Emas dan Rekor Asia: Delima Yunia Bersinar di Asian Youth Para Games 2025
Curry Siap Comeback, Warriors Sambut Kembali Sang Mesin Poin