Yamaha Masih Mandul, Fabio Quartararo: Mesin Baru Setelah GP Prancis

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 12:34 WIB
Fabio Quartararo kecewa dengan performa motornya saat tes pramusim di Buriram, Thailand (Yamaha)
Fabio Quartararo kecewa dengan performa motornya saat tes pramusim di Buriram, Thailand (Yamaha)

SportlinkNews - Yamaha memang belum menunjukkan perubahan yang signifikan pada penampilan perdananya di Grand Prix Thailand di Sirkuit Internasional Chang.

Pembalap Yamaha Fabio Quartararo mengatakan kecil kemungkinan Yamaha akan dapat menghadirkan versi terbaru dari mesin V4 MotoGP-nya hingga setelah Grand Prix Prancis pada bulan Mei.

GP Thailand akhir pekan lalu mengungkap defisit kecepatan lurus Yamaha di tahun 2026, dengan Quartararo melaju 6,5 km/jam lebih lambat daripada motor tercepat di Buriram.

Baca Juga: Bola Mati Bawa Oxford United Kalahkan Preston 3-1, Akhiri Tren Negatif

Sejak uji coba pramusim, muncul spekulasi tentang pabrikan Jepang yang memperkenalkan peningkatan mesin lebih awal untuk meningkatkan performa penantang 2026-nya, meskipun belum ada jadwal yang jelas.

Berbicara di Buriram akhir pekan lalu, Quartararo mengindikasikan bahwa para pembalap Yamaha harus melanjutkan dengan mesin saat ini hingga Grand Prix Prancis di Le Mans.

“Saya tidak tahu kapan itu akan terjadi, tetapi saya tahu setidaknya di Le Mans kami tidak akan memiliki mesin baru," ujar Quartararo.

Baca Juga: Luciano Spalletti Berpeluang Besar Bertahan di Juventus Hingga Musim Depan

"Saya tidak 100% yakin, tetapi untuk Brasil, AS, dan Qatar, kami tidak akan memiliki mesin baru,” ujarya.

Yamaha pada dasarnya telah mengembangkan desain baru sepenuhnya di sekitar mesin V4 barunya, sebuah upaya besar yang membuat mereka tertinggal di tahun terakhir siklus peraturan saat ini.

Mereka terpaksa membatasi jarak tempuh mesin selama pengujian Februari, sementara masalah keselamatan juga membuat mereka absen dari sesi uji coba seharian penuh di Sepang.

Baca Juga: Jalani Operasi Meniskus Paulo Dybala Bakal Istirahat Panjang

Meskipun mesin V4 tetap menjadi titik lemah yang paling terlihat, pabrikan yang berbasis di Iwata ini juga perlu menemukan peningkatan di area lain dari motor untuk mengejar ketertinggalan dari para pesaing.

Bos Yamaha MotoGP, Paolo Pavesio, tidak memberikan kepastian tentang jadwal pembaruan pada tahun 2026, baik mesin maupun lainnya. Namun dia menegaskan bahwa ada ruang untuk meningkatkan kecepatan dari paket saat ini.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X