SportlinkNews - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menunjukkan sisi kepemimpinan yang kuat sekaligus rendah hati setelah menerima penghargaan pemain terbaik dalam PSSI Awards 2026.
Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukanlah hasil kerja individu semata, melainkan buah dari kerja kolektif seluruh elemen tim.
Idzes mendedikasikan penghargaan tersebut untuk berbagai pihak yang selama ini bekerja di balik layar.
Baca Juga: Dua Tiket Terakhir Piala Dunia FIFA 2026 Ditentukan di Meksiko
Mulai dari federasi PSSI, jajaran manajemen yang dipimpin Erick Thohir, staf pelatih, hingga rekan-rekan setimnya yang dinilainya selama ini juga telah bekerja keras.
"Saya sangat terhormat menerima penghargaan ini, tetapi ini bukan hanya untuk saya. Ini untuk semua orang yang bekerja keras setiap hari untuk tim ini," tutur Idzes usai menerima penghargaan di Studio 6 Indosiar, Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2026, malam.
Meski meraih penghargaan individu, pemain yang kini membela Sassuolo itu menegaskan bahwa motivasi utama dirinya dan tim tetap sama, yakni memberikan yang terbaik bagi Indonesia.
Baca Juga: Jorge Martin Raih Podium Sprint Race GP Amerika Taklukkan Bagnaia, Marc Marquez Terjatuh
Ia menilai, semangat berjuang tidak bergantung pada penghargaan personal.
Di sisi lain, Idzes juga mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan di laga kandang terakhir (FIFA Series 2026) yang membawa Garuda melaju ke final.
Kemenangan tersebut terasa spesial karena menjadi momen kembali bermain di hadapan publik sendiri setelah cukup lama.
Baca Juga: Jersey Reissue Ronaldinho Barcelona 2005/06 dari Nike Jadi Kesempurnaan Nostalgia
"Kami sangat bersyukur bisa menang dan mencetak beberapa gol. Dukungan suporter luar biasa dan sangat berarti bagi kami," katanya.
Idzes turut memberikan penilaian positif terhadap kembalinya Elkan Baggott ke dalam skuad. Ia menyebut bek bertubuh tinggi tersebut sebagai pemain yang memiliki kehadiran kuat di lapangan serta komunikasi yang baik.
"Dia pemain yang luar biasa, sangat vokal, dan akan menjadi tambahan penting bagi tim ke depannya," ungkapnya.
Baca Juga: Taufik Hidayat Dorong Cabor Didorong Aktif Cari Pendanaan
Menatap laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria, Idzes memastikan tim menjalani persiapan seperti biasa, meski ada sejumlah penyesuaian taktik dari pelatih dan staf baru.
Ia menilai laga ini akan menjadi ujian penting bagi perkembangan tim.
"Kami sangat antusias untuk menguji kemampuan kami melawan tim dari Eropa. Mereka punya standar permainan yang berbeda," tutupnya.
Artikel Terkait
Enam Pemain Sassuolo Diisolasi Jelang Melawan Juventus karena Wabah Batuk Rejan, Bagaimana dengan Jay Idzes?
Juventus Ditahan Sassuolo, Jay Idzes Paling Ceroboh
Jay Idzes Ungkap Gairah Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Debut John Herdman
Jay Idzes Terpilih sebagai Pemain Terbaik, Terima Kasih Indonesia
Timnas Indonesia Siap Jamu Bulgaria, Jay Idzes Tegaskan Tak Ada Persiapan Khusus