SportlinkNews - Mimpi buruk dialami Francesco Bagnaia saat berlomba di Sprint Race MotoGP Catalunya Barcelona, Sabtu (25/5) di Sirkuit Catalunya.
Usai bekerja keras mengejar podium dan memimpin di depan barisan pembalap, Bagnaia harus menerima kenyataan pahit ketika dia dan motornya harus rebah di Tikungan 5 pada lap terakhir.
Bagnaia memimpin di depan Aleix Espargaro yang terus membuntutinya sejak lap-lap terakhir. Sepertinya saat itu bisa dipastikan Bagnaia finis pertama dan Esapargaro kedua. Tapi kenyataannya berbeda.
Baca Juga: Aleix Espargaro Catat Waktu Tercepat di Sesi Latihan MotoGP Catalunya
Mahkota juara Sprint Race harus diserahkan kepada Espargaro yang melenggang santai menyentuh garis finis usai Bagnaia terjatuh dan gagal finish.
Espargaro, yang start dari posisi terdepan memang harus bekerja keras untuk bisa kembali ke barisan terdepan di lap kedelapan.
Podium Sprint Race menjadi kado kemenangan pertamanya musim ini dan terjadi hanya 48 jam setelah ia mengumumkan akan pensiun dari balapan pada akhir musim 2024.
Baca Juga: Prima Pramac Racing Gunakan Livery Spesial di MotoGP Catalunya Barcelona
Perjuangan keras juga diperlihatkan Marc Marquez yang naik dari posisi ke-14 di grid untuk finis di posisi kedua, mengalahkan rookie Tech3 GasGas Pedro Acosta di lap terakhir.
Perlombaan yang sulit bagi pemimpin kejuaraan Jorge Martin membuatnya berada di posisi keempat.
Saat lampu start menyala, Bagnaia berhasil meluncur deras dari posisi kedua di grid untuk merebut holeshot.
Baca Juga: Menjelang GP Catalunya, Aleix Espargaro Umumkan Pensiun dari MotoGP
Sedangkan Acosta naik ke posisi kedua dari starter tempat ketiga Raul Fernandez (Trackhouse Racing), Brad Binder dari KTM, dan Espargaro.
Martin naik ke posisi keenam pada tikungan pembuka, sementara Marquez selamat dari kontak di Tikungan 2 dengan Jack Miller dari KTM.
Artikel Terkait
Venezia Lolos ke Final Play-off, Jay Idzes Selangkah Lagi Menuju Serie A
Latih Timnas Wanita Indonesia, Satoru Mochizuki Matangkan Taktik Permainan
Kesatria Terus Mendulang Kemenangan, Pacific Caesar Jadi Korban di Hadapan Pendukungnya
Satria Muda Pertamina Mulai Panas, Akhiri Rekor Dua Kali Kekalahan Berturut-turut