Acosta menantang Bagnaia untuk memimpin dalam perjalanan menuju Tikungan 1 di awal lap kedua, meski pebalap Ducati itu kembali berhasil melewatinya di Tikungan 5.
Acosta mengulangi langkah itu di lap 3, sementara Fernandez menjadi oportunistik dan menyerang di bawah Bagnaia di Tikungan 3
Binder juga menyalip pembalap Italia itu untuk posisi ketiga di Tikungan 4. Fernandez kemudian menyalip Acosta di Tikungan 5.
Baca Juga: Espargaro: Sangat Tidak Adil Jika Jorge Martin Tidak Bisa Mewujudkan Impiannya Bergabung ke Ducati
Pembalap Trackhouse itu memimpin dan mencoba menjauh dari kelompok, Fernandez unggul delapan persepuluh atas Acosta pada akhir lap keempat.
Namun Fernandez terjatuh di Tikungan 10 , membuat Acosta masuk memimpin sebelum Binder kemudian melompati pembalap Tech3 itu di Tikungan 1 pada lap enam.
Binder melepaskan diri pada lap ketujuh tapi ia terjatuh di Tikungan 5 saat memimpin. Hal itu membuat Bagnaia melesat dan memimpin di depan.
Baca Juga: Rekam Jejak Aleix Espargaro: Konsistensi Panjang yang Membawa Aprilia ke Puncak Kejayaan
Bagnaia terlihat begitu kuat mempertahankan keunggulannya. Sementara pada lap 8 di Tikungan 1, Espargaro melewati Acosta untuk masuk posisi kedua.
Namun, pada lap terakhir, Bagnaia tergelincir dari GP24-nya di Tikungan 5, Espargaro pun langsung melesat meninggalkan Bagnaia yang masih bersimpuh di gravel.
Artikel Terkait
Venezia Lolos ke Final Play-off, Jay Idzes Selangkah Lagi Menuju Serie A
Latih Timnas Wanita Indonesia, Satoru Mochizuki Matangkan Taktik Permainan
Kesatria Terus Mendulang Kemenangan, Pacific Caesar Jadi Korban di Hadapan Pendukungnya
Satria Muda Pertamina Mulai Panas, Akhiri Rekor Dua Kali Kekalahan Berturut-turut