Agar Bisa Bersaing di MotoGP 2025 Honda Harus Mengejar Ketertinggalannya Setengah Detik Lagi

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Rabu, 1 Januari 2025 | 20:20 WIB
Pembalap Honda Luca Marini (HRC)
Pembalap Honda Luca Marini (HRC)

SportlinkNews - Honda yang dulu begitu menakutkan di trek MotoGP kini mencapai titik terendah dalam perjalanannya di arena balap motor grand prix.

Menurut pembalap pabrikannya, Luca Marini, Honda harus mengejar ketertinggalan setengah detik lagi selama jeda musim dingin agar bisa bersaing di MotoGP tahun depan.

Pabrikan Jepang itu mengalami musim yang buruk di MotoGP tahun ini dengan RC213V yang bermasalah, dan berakhir di dasar klasemen di belakang Yamaha.

Baca Juga: Puma dan Lega Serie A Luncurkan Bola Orbita Edisi Khusus EA Sports FC Supercup

Meski begitu ada peningkatan performa dari uji coba Misano pada bulan September, yang memungkinkan pembalap LCR Johann Zarco mengantongi finis 10 besar pertamanya di Indonesia dan Thailand.

Namun, Marini menyadari bahwa Honda masih menghadapi jalan panjang untuk pulih dan harus terus bekerja keras di luar musim untuk memperkecil jarak dengan para pesaingnya pada tahun 2025.

“Jika kita harus memeriksa performa, perkembangan motor dibandingkan dengan [GP Catalan pada] Mei dan di sini [GP Barcelona], saya pikir kita telah membuat langkah maju yang baik,” katanya.

Baca Juga: Liverpool vs Manchester United: Simak Data dan Fakta Menarik Menjelang Duel di Anfield

“Yang pasti itu masih belum cukup. Namun motornya bekerja dengan baik, para pembalap telah meningkat dan kami berada dalam tren yang sangat baik."

“Kami harus terus bekerja dan mendapatkan setengah detik lagi dari sini ke Sepang,” ungkapnya.

Pembalap Italia, yang bergabung dengan HRC pada awal tahun 2024 dengan kontrak dua tahun, menegaskan kembali bahwa Honda memiliki potensi untuk menjadi pabrikan terbaik kedua di MotoGP di belakang Ducati yang dominan.

Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Performa Persija Jakarta di Putaran Pertama Liga 1 2024/2025

“Saya puas [dengan kemajuan],” ungkapnya. “Kami memulai dengan [defisit] 1,8 detik per putaran di beberapa balapan. Sekarang kami berada di satu detik per putaran."

“Masih jauh. Mungkin mustahil untuk mencapai level Ducati, tetapi targetnya adalah mengalahkan semua pabrikan saat ini dan kemudian kami akan mencoba berpikir untuk mengalahkan Ducati,” ucap Marini.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X