SportlinkNews - Menjelang Grand Prix Amerika Serikat pada Maret lalu, legenda balap Kevin Schwantz memberikan komentar yang menarik perhatian pencinta MotoGP.
Schwantz menyarankan untuk menduetkan Marc Marquez dengan Pedro Acosta. Legenda ini yakin bahwa memasangkan pembalap berusia 21 tahun itu dengan Marquez akan menciptakan tim impian.
Schwantz tentu saja tidak menyebutkan nama tim yang akan menaungi kedua pembalap tersebut. Namun tetap saja itu mengarah ke Ducati, tempat Marc Marquez bergabung.
Baca Juga: Liga Champions: Barcelona Vs Atletico Madrid, Persaingan Panjang Dua Klub LaLiga
Mendengar perkataan idolanya itu, Pedro Acosta tentu saja semringah, bahkan mengatakan bergabung dengan Marc Marquez di tim MotoGP akan menjadi "mimpi yang menjadi kenyataan" baginya.
Kabar soal rencana kepindahan Pedro Acosta ke Ducati untuk menggantikan Francesco Bagnaia memang berhembus kuat sebelum awal musim ini.
Namun, sejauh ini, Acosta tetap bungkam tentang masa depannya di MotoGP, dan memilih fokus bersama KTM, yang telah mendukungnya sejak awal kariernya di balap motor.
Baca Juga: Awal Musim yang Menjanjikan Bagi Aprilia, Mampukah Bertahan Hingga Akhir?
Acosta telah menikmati awal yang kuat di musim 2026 dan menjadi satu-satunya pembalap yang secara konsisten mampu menantang Aprilia yang dominan di putaran pembuka di luar Eropa.
Menjelang balapan Jerez bulan ini, ia berada di posisi ketiga di klasemen kejuaraan, di belakang duo Aprilia Marco Bezzecchi dan Jorge Martin tetapi di depan Ducati milik Fabio di Giannantonio dan Marquez.
Berbicara pada awal Maret, Marc Marquez menggambarkan Acosta sebagai "istimewa" dan talenta yang menonjol di antara generasi baru pembalap yang bergabung dengan MotoGP.
Baca Juga: Liga Champions: Data dan Fakta Menarik Duel PSG Kontra Liverpool
“Acosta adalah pemimpin generasi muda. Dia istimewa,” kata Marc Marquez kepada stasiun radio Spanyol Onda Cero.
“Tetapi persaingan yang sesungguhnya terbentuk ketika Anda mencapai balapan terakhir dan berjuang untuk gelar juara."