SportlinkNews - Menjelang bergulirnya balap MotoGP Grand Prix Aragon, Marco Bezzecchi mengatakan dirinya bakal menghadapi kesulitan di balap akhir pekan kali ini.
Sebagaimana diketahui, pembalap pabrikan Aprilia itu mengalami patah tulang selangka dan cedera lutut saat membalap di Grand Prix Jerman dua bulan lalu, yang merupakan pukulan telak bagi harapan gelarnya.
Meski dia pulih dengan baik dari cederanya di Sachsenring, tetapi mengakui bahwa penumpukan cairan di lututnya bisa membuatnya ‘menderita’ di Grand Prix Aragon.
Baca Juga: PSSI Pastikan Rizky Ridho Tidak Dicoret dari Timnas Indonesia
Bez memang menjalani operasi tanpa melewatkan balapan tambahan, dengan dua minggu setelah kembalinya ke Silverstone memberikan waktu lebih lama bagi cederanya untuk pulih.
Meski begitu, Bezzecchi belum pulih sepenuhnya menjelang balapan akhir pekan ini di MotorLand Aragon.
Pada GP Inggris menunjukkan bahwa ia masih bisa tampil kompetitif meski masih mengalami cedera, saat ia berjuang melewati rasa sakit untuk meraih podium ganda dan naik kembali ke posisi kedua dalam kejuaraan.
Baca Juga: Pembalap Ai Ogura Absen di GP Aragon, Aprilia Tunjuk Savadori Jadi Pengganti
Namun karena Aragon diperkirakan akan menyaingi rival Aprilia, Ducati, yang memiliki enam motor di grid, Bezzecchi menghadapi tantangan yang jauh lebih berat kali ini.
Ketika ditanya tentang kondisinya pada hari Kamis (27/8/2026) pembalap Italia itu mengatakan, "Tentu saja, Silverstone bagus, tapi juga sangat sulit. Dan setelah balapan akhir pekan, saya kesulitan terutama dengan lutut saya."
“Memang benar bahunya… Aku tidak bisa mengeluh terlalu banyak. Saya pulih dengan cukup baik. Ini jelas bukan yang saya inginkan, tetapi saat ini itu adalah hasil maksimal yang bisa saya miliki."
Baca Juga: Bos Ajax Bakal Berbagi Pengalaman di Indonesia Sports Summit 2026
“Tetapi dengan lutut kiri saya, saya masih kesulitan. Sayangnya, cedera ini membutuhkan banyak waktu untuk pulih, dan mengendarainya bukanlah obat penghilang rasa sakit yang terbaik."
“Jelas, Marc [Marquez] akan menjadi super cepat, tetapi setiap pembalap Ducati [akan cepat], Jadi, saya akan mencoba untuk bertahan dan mencoba membawa pulang hasil maksimal yang saya bisa.”