SportlinkNews - Pabrikan Honda yang terseok-seok sepanjang musim balap tahun ini memutuskan untuk berkolaborasi dengan pembalap Aprilia Aleix Espargaro mulai musim depan.
Pemilihan ini dirasa sangat tepat mengingat peran Espargaro yang sangat besar dalam mendongkrak performa Aprilia di arena MotoGP.
Espargaro telah menjadi pilar utama program Aprilia di MotoGP sejak tahun 2017 dan secara luas dipuji karena mengubah RS-GP menjadi motor pemenang balapan.
Baca Juga: Rekrut Aleix Espargaro sebagai Test Rider, Honda Berharap Motornya Bisa Kembali Kencang di Sirkuit
Namun alih-alih melanjutkan hubungannya dengan merek yang berbasis di Noale, pembalap Spanyol itu memilih bergabung dengan Honda.
Aleix Espargaro akan berperan sebagai tim penguji bersama petahana Stefan Bradl pada tahun 2025.
Berbeda dengan Aprilia, Honda sedang melalui fase terburuknya dalam sejarah kelas premier. Sejauh ini mereka hanya mengumpulkan 24 poin setelah sembilan putaran.
Baca Juga: Rekam Jejak Aleix Espargaro: Konsistensi Panjang yang Membawa Aprilia ke Puncak Kejayaan
Namun pembalap berusia 34 tahun ini yakin bahwa dia telah mencapai semua yang ingin dia capai dalam pekerjaannya saat ini.
Espargaro berharap dapat membawa bakatnya ke HRC, di mana dia dapat membantu memperbaiki RC213V yang bermasalah.
“Saya tidak tahu mengapa saya merasa pekerjaan saya sudah selesai di Aprilia,” ujar Espargaro di Sachsenring beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Mengerikan! Espargaro Menilai Downforce di MotoGP Terlalu Banyak untuk Tubuh Manusia
“Saya melakukan segalanya. Saya bekerja sangat, sangat keras selama delapan musim untuk membantu mereka menjadi yang teratas. Pekerjaanku sudah selesai."
“Mereka memiliki test rider yang bagus dengan [Lorenzo] Savadori yang melakukan pekerjaannya dengan baik."