Taruhannya tidak kecil. Manchester City, yang juga tengah menghadapi perkara terpisah terkait lebih dari 115 pelanggaran aturan Premier League, tampaknya siap untuk menempuh jalur hukum hingga tuntas.
Baca Juga: Tyronne del Pino Tak Kejar Top Scorer, Fokus Bantu Persib Bandung Juara Liga 1
Dengan anggaran hukum yang besar, klub tersebut menunjukkan sikap tidak gentar dalam menghadapi proses hukum berkepanjangan.
Di sisi lain, Premier League juga menghadapi risiko besar. Sidang sebelumnya dikabarkan menelan biaya hingga 20 juta poundsterling.
Meskipun liga merasa berhasil dalam beberapa aspek, banyak pengamat menilai hasil akhirnya lebih menguntungkan bagi City.
Baca Juga: Persib Bandung Hadapi PSS Sleman, Bojan Hodak: Ini Bisa Jadi Laga Tersulit
Jika pada akhirnya Premier League kembali harus mengubah regulasi finansialnya, hal ini bisa membuka celah bagi klub-klub lain yang merasa dirugikan untuk menuntut kompensasi atau menggugat kembali keputusan-keputusan sebelumnya.
Potensi kekacauan ini bisa memengaruhi stabilitas kompetisi sepak bola papan atas Inggris secara menyeluruh.
Artikel Terkait
Roster IBL GoPay All Stars 2025 Alami Perubahan: Jawato, Arighi, dan Beane Dicoret
Kompetisi LaLiga Alami Kenaikan Pendapatan Hingga Rp95,5 Triliun untuk Musim 2023/2024
Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027, Timnas Malaysia Diperkuat Pemain Naturalisasi
Beckham Putra Lampaui Rekor Gol, Fokus Bawa Persib Bandung Juara Liga 1
Tunjuk Justin Tatum sebagai Nahkoda Baru, Pelita Jaya Targetkan Persaingan Lebih Ketat di Asia