Dominic Rowles, Head of Sport and Travel NTT DATA UK & Ireland, menjelaskan bahwa teknologi digunakan untuk meningkatkan aksesibilitas dan keamanan stadion, terutama bagi perempuan, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.
Baca Juga: Klasemen Akhir Liga 1 2024/2025 Tunjukkan Persaingan Ketat Tim yang Bertanding
Melalui aplikasi digital, penggemar dapat mengetahui rute tercepat, area yang padat, hingga lokasi toilet.
Manajemen antrean juga menjadi perhatian.
Sistem yang diuji coba di AS memungkinkan pedagang makanan dan minuman melihat pergerakan massa secara real-time, lalu menawarkan promo untuk mengatur kerumunan dan meningkatkan penjualan.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Tiga Tim yang Masuk Zona Degradasi Liga 1 2024/2025
Rowles menyoroti pentingnya personalisasi dalam industri olahraga.
Banyak klub besar Premier League, misalnya, menyambut ribuan tamu korporat setiap pertandingan, namun hanya mengenali sekitar satu persen dari mereka.
Bila klub mampu membuat tamu-tamu ini secara sukarela membagikan informasi, potensi peningkatan nilai sponsor bisa mencapai 25 persen.
Baca Juga: Fakta Menarik Dibalik Kemenangan Persib atas Persis Solo
Namun, agar penggemar bersedia memberikan data, klub harus memberi imbal balik nyata seperti layanan belanja cepat atau transportasi eksklusif.
Ke depan, teknologi wearable seperti gelang pintar menjadi salah satu inovasi menarik.
Gelang ini bisa menyimpan tiket, data darurat, hingga digunakan untuk belanja.
Baca Juga: Marko Simic Lepas Seragam Persija, Tinggalkan Klub yang Dibelanya Selama 8 Tahun
Bahkan, fitur getar dan lampu bisa menciptakan pengalaman visual di stadion yang lebih interaktif.
Artikel Terkait
Penampakan Klub Spanyol Unggah Stadion JIS, Warganet Indonesia Bereaksi
Ketika Ronaldo dan Messi Main Bareng di Piala Dunia Antarklub FIFA
Ditinggal Megawati, Red Sparks Pecat Dua Pemain Lagi
Branko Ivankovic Berjudi! Media China Kritik Pemilihan Pemain Jelang Hidup Mati Melawan Timnas Indonesia
Piala Dunia Antarklub Tawarkan MLS dalam Perebutan Luka Modric