Ditinggal Megawati, Red Sparks Pecat Dua Pemain Lagi

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 25 Mei 2025 | 09:46 WIB
Lee Ye-dam dipecat sewenang-wenang oleh Red Sparks (navers)
Lee Ye-dam dipecat sewenang-wenang oleh Red Sparks (navers)

SportlinkNews - Red Sparks melakukan reorganisasi klub setelah duet Megawati Hangestri dan Vanya Bukilic cabut.

Kedua pemain penting yang mengantar Red Sparks finis sebagai runner-up V-League musim lalu itu tidak memperpanjang kontraknya dengan Red Sparks.

Megawati lebih memilih pulang kampung ke Indonesia dan sempat bermain di Final Four Proliga 2025 bersama Gresik Petrokimia. Sedangkan Bukilic berlabuh ke Liga Turki.

Baca Juga: Megawati Minta Maaf Usai Amarahnya Meledak Dikritik Penggemar

Tak lama berselang, juga ditinggal pemain senior Seung-ju Pyo yang pensiun setelah kontraknya tak diperpanjang Red Sparks.

Kini seiring dengan reorganisasi tim bola voli profesional wanita menjelang musim 2025-2026, Lee Ye-dam (22) dan Son Hye-jin (19) dari Jeonggwanjang Red Sparks secara efektif tidak akan dapat bermain di musim berikutnya.

Menurut Jeonggwanjang pada 24 Mei, pemain tengah tahun ke-4 Lee Ye-dam diumumkan sebagai pemain yang diberhentikan secara sukarela dan Son Hye-jin diumumkan sebagai pemain yang pensiun melalui Federasi Bola Voli Korea (KOVO).

Baca Juga: Megawati Bocorkan Klub Ideal yang Akan Dibelanya, Bukan Liga Turki

Pemain yang diberhentikan secara sukarela akan ditangguhkan aktivitasnya sepenuhnya sejak tanggal pengumuman, dan pemain yang pensiun tidak akan dapat bermain di musim yang bersangkutan setelah terdaftar. Lee

Ye-dam, yang dipilih oleh Korea Expressway Corporation pada putaran ke-4 draft pemain baru musim 2021-2022 dan bergabung dengan Jeonggwanjang Red Sparks melalui transaksi pada bulan Juni tahun lalu, hanya mencetak 9 poin dalam 6 pertandingan (14 set) pada musim 2024-2025.

Selain itu, Son Hye-jin, yang bergabung dengan Red Sparks sebagai pemain trainee selama draft pemain baru musim 2024-2025, tidak dapat turun ke lapangan.

Sementara itu, tujuh tim putri, yang rata-rata pengeluaran gajinya musim lalu mencapai 91,3%, sedang dalam proses membangun kembali menjelang batas waktu pendaftaran pemain pada tanggal 30 bulan depan.

Baca Juga: Romansa Andy Carroll dengan Wanita Lebih Tua Lou Teasdale Terungkap

Pelatih kepala mencatat pengeluaran sebesar 87,58% dari total batas gaji sebesar 2,6 miliar won (batas gaji sebesar 2 miliar won + batas opsi sebesar 6 miliar won) dengan total gaji sebesar 2,277 miliar won musim lalu.

Editor: Suryansyah

Sumber: Naver

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X